Selasa, 7 April 2026

Pengamat: Demo Pengemudi Ojek Online Jangan Ditunggangi

Perwakilan massa diterima oleh Direktur Angkutan dan Multimoda Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Cucu Mulyana.

Editor: Johnson Simanjuntak
KOMPAS IMAGES
Ratusan pengemudi ojek online berkumpul di samping ruas Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, untuk kemudian berunjuk rasa ke depan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Istana Negara, Senin (15/5/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk bijak menyikapi aksi demonstrasi pengemudi ojek online dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) , Senin (15/5/2017).

Pengamat yang juga dosen  Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Aris Yunanto, Senin menyatakan aksi itu jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan politik atau kepentingan lain di luar urusan pengemudi.

Perwakilan massa diterima oleh Direktur Angkutan dan Multimoda Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Cucu Mulyana.

Menurut Aris, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan harus fokus pada akar masalah regulasi transportasi online yang berkeadilan.

Dia menambahkan, Kemenhub harus mengubah paradigma soal angkutan umum yang selama ini lebih berpatokan pada angkutan pelat kuning semata, sementara di masyarakat, kenyataannya sudah tidak diragukan lagi bahwa angkutan berbasis aplikasi menjadi bagian tak terpisahkan.

"Masyarakat merasa nyaman, cepat, tepat, dan mampu menembus kemacetan dengan menggunakan angkutan online," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved