Pengamat: Demo Pengemudi Ojek Online Jangan Ditunggangi
Perwakilan massa diterima oleh Direktur Angkutan dan Multimoda Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Cucu Mulyana.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah diminta untuk bijak menyikapi aksi demonstrasi pengemudi ojek online dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) , Senin (15/5/2017).
Pengamat yang juga dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Aris Yunanto, Senin menyatakan aksi itu jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan politik atau kepentingan lain di luar urusan pengemudi.
Perwakilan massa diterima oleh Direktur Angkutan dan Multimoda Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Cucu Mulyana.
Menurut Aris, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan harus fokus pada akar masalah regulasi transportasi online yang berkeadilan.
Dia menambahkan, Kemenhub harus mengubah paradigma soal angkutan umum yang selama ini lebih berpatokan pada angkutan pelat kuning semata, sementara di masyarakat, kenyataannya sudah tidak diragukan lagi bahwa angkutan berbasis aplikasi menjadi bagian tak terpisahkan.
"Masyarakat merasa nyaman, cepat, tepat, dan mampu menembus kemacetan dengan menggunakan angkutan online," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ojek-online-demo-kemenhub_20170515_120608.jpg)