Breaking News:

Gubernur Baru Jakarta

Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Anies-Sandi Kompak No Comment

Laporan BMI dilayangkan ke Bareskrim setelah diarahkan oleh Polda Metro Jaya.

Warta Kota/henry lopulalan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan arahan kepada pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Selasa (17/10/2017). Kegiatan pada hari pertama resmi menjadi gubenur tersebut merupakan bagian dari perkenalan dengan birokrat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur, Sandiaga Uno, enggan menanggapi pelaporan sekelompok orang ke Bareskrim Polri.

Pada Selasa (17/10/2017) malam, sekelompok orang dari Organisasi Banteng Muda Indonesia (BMI) melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Bareskrim Polri.

Pelaporan dibuat karena Anies disinyalir telah menyinggung tentang pribumi dalam pidato setelah pelantikannya, pada Senin lalu.

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Anies enggan berkomentar.

"No comment, no comment, no comment," kata Anies, ditemui di SDN Cawang 07 Pagi, Rabu (18/10/2017).

Sementara itu, Sandiaga Uno hanya menggelengkan kepala bertanda enggan berkomentar mengenai pelaporan BMI tersebut.

Baca: Wapres JK Tolak Densus Tipikor, Ini Penjelasan Menkumham

Organisasi Banteng Muda Indonesia (BMI) akhirnya melaporkan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/10/2017) malam.

Anies dilaporkan BMI terkait pidatonya usai pelantikan Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota tadi malam yang mengandung kata-kata pribumi.

Laporan BMI dilayangkan ke Bareskrim setelah diarahkan oleh Polda Metro Jaya.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved