Bandar Narkoba di Tambora yang Pukul Polisi Sudah Lama Bikin Resah Warga
Ahmad merupakan bandar narkoba yang menyerang anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi menembak mati bandar narkoba bernama Ahmad Sopian karena melawan saat ditangkap. Ahmad merupakan bandar narkoba yang menyerang anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Brigadir Rizal.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengky Haryadi mengatakan, Ahmad sudah terkenal di kawasan Tambora sebagai bandar narkoba.
Baca: Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba yang Aniaya Brigadir Rizal Taufik
"Kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa memang sudah ada bandar narkoba yang sudah meresahkan di daerah Tambora berbatasan dengan Jakarta Utara," ujar Hengky di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (7/1/2018).
Selain Ahmad, istrinya yang bernama Siti Aisyah juga dikenali warga sekitar rumahnya. Kegiatan pasangan suami istri itu yang menjual narkoba sudah sangat meresahkan warga.
"Istrinya ini dikenal di lingkungan sana sebagai dengan julukan Ibu Negara karena suaminya bandar dan dia menjual," kata Hengky.
Hengky menambahkan, Ahmad merupakan residivis narkoba. Dia baru keluar dari LP Cipinang pada 2010 lalu.
"Adiknya juga masih di LP Cipinang sekarang," ucap Hengky.
Brigadir Rizal Taufik, anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat diserang saat hendak menangkap Ahmad di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/1/2018).
Akibat penyerangan tersebut, Rizal dikabarkan mengalami retak di kepala, serta pendarahan di otak.
Saat itu Brigadir Rizal tengah beroperasi dengan melakukan teknik undercover buy guna memancing penjual narkoba. Lokasi transaksi berada di pinggir rel kereta api Kampung Janis, Penjaringan.
Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: Bandar Narkoba yang Serang Polisi Sudah Terkenal Meresahkan Masyarakat Tambora
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kapolda-metro-jaya-irjen-pol-idham-aziz_20180107_015736.jpg)