Sabtu, 11 April 2026

Ada Tulisan 'Telolet Om' di Tiap Lembar Uang Palsu Rp 6 Miliar di Bogor

Seperti yang dikatakan oleh Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Didik Purwanto ketika ditemui di Gedung Balaikota Bogor

Editor: Hendra Gunawan
Tribun Bogor
Tiga pengedar uang palsu 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Uang palsu sebanyak kurang lebih Rp 6 miliar yang diamankan oleh Polresta Bogor Kota beberapa waktu lalu telah melalui uji laboratorium terkait keaslian barang bukti tersebut.

Seperti yang dikatakan oleh Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Didik Purwanto ketika ditemui di Gedung Balaikota Bogor, Rabu (4/4/2018).

"Untuk kasus upal (uang palsu), jadi saat ini kami dari pihak penyidik sementara sudah melaksanakan pengecekan terhadap upal itu ke lab ya," ujar Kompol Didik.

Hasil dari uji laboratorium yang dilakukan pada uang palsu itu menurutnya diperlukan sebagai validasi dari barang bukti.

"Dalam artian untuk upalnya sendiri walaupun kita tahu itu palsu, tapi kita harus lakukan, karena untuk pembuktian ke depannya itu harus terpenuhi," ungkap Kompol Didik.

Selain melakukan uji laboratorium, Kompol Didik menyatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia terkait penyebaran uang palsu.

"Untuk melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap pelaku-pelaku yang terindikasi mungkin ditemukan di beberapa tempat lain juga penyebarannya yang dimungkinkan sudah menyebar," kata Kompol Didik.

Dari pemaparan Kompol Didik, hingga saat ini Satreskrim Polresta Bogor Kota masih melakukan pencarian terhadap oknum-oknum terkait.

"Kita masih mencari dan mengejar komplotan lainnya, dari hasil pemeriksaan tersangka R dan S yang kita tangkap," pungkasnya.

Menurut Kompol Didik, tersangka R dan S diduga terlibat dalam kelompok yang membuat dan memberikan pasokan dana untuk memproduksi uang palsu.

"Perannya adalah sebagai pembuat dan kelompok yang memberikan dana dalam operasional pembuatan upal tersebut," kata Kompol Didik.

Oleh karena sudah dilakukan uji laboratorium, Kompol Didik menyatakan dapat dipastikan bahwa itu memang benar uang palsu.

"Ya, sementara secara fisik diketahui itu uang palsu," ucapnya.

Ada hal menarik terkait wujud fisik dari uang palsu yang akan diedarkan oleh tersangka R dan S tersebut.

Kompol Didik pun menjelaskan perbedaan antara uang resmi keluaran Bank Indonesia dengan uang palsu itu.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved