Kamis, 14 Mei 2026

Sampah Menumpuk, Pengunjung Monas Mengeluh Jorok dan Bau

Petugas kebersihan UPK Monas bertugas membersihkan sampah di dalam kawasan Monas.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengunjung yang datang ke Monumen Nasional (Monas) terpaksa harus menunggu dibukanya pintu gerbang.

Pasalnya, petugas kebersihan unit pengelola kawasan (UPK) Monas masih harus membersihkan tumpukan sampah sisa gelaran pesta rakyat bertajuk Untukmu Indonesia yang digelar di Monas pada Sabtu (28/4/2018).

Andito Anggit (36) seorang warga Jakarta Pusat yang kerap datang ke Monas setiap Minggu termasuk satu di antara pengunjung yang harus menunggu.

"Tadi kata petugasnya baru dibuka jam delapan, nunggu petugas kebersihannya bersihin sampah dulu baru dibuka," kata Andito saat ditemui, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018).

Baca: Saat Pengantre Sembako di Monas Pingsan dan Saling Dorong, Anak-anak Menjerit Kehausan

Pria yang rutin berolahraga di Monas sejak pukul 07.00 WIB ini menyayangkan tumpukan sampah sisa gelaran Untukmu Indonesia.

Selain membuat pengunjung tidak nyaman, ia menilai tumpukan sampah tersebut memberatkan kerja petugas kebersihan UPK Monas.

"Ini kacau sampah sisa acara kemarin, banyak banget. Bikin enggak nyaman pengunjung. Banyak orang yang masih buang sampah seenaknya," ujarnya.

Meski tidak nyaman dengan kumuhnya kondisi Monas pasca gelaran Untukmu Indonesia, Andito mengaku tidak kapok untuk datang ke Monas di pagi hari.

Ia menilai Monas merupakan satu tempat yang nyaman bagi warga untuk berolahraga.

Senada dengan Andito, Muhfi Nababan (27) yang juga harus menunggu hingga pintu gerbang Monas dibuka mengaku tidak nyaman dengan tumpukan sampah di area Monas.

"Ini sampahnya menganggu pengunjung yang datang, kita jadi harus menunggu sampai sampahnya bersih," ujar Nababan.

Meski tidak menyalahkan petugas kebersihan, ia berharap pengelola Monas dapat mempertimbangkan pemberian izin kepada pihak yang ingin menggelar acara.

"Kalau mau tetap diadain acara di Monas harusnya pengelola ada pertimbangan terlebih dulu acaranya kayak gimana. Atau sediakan tempat sampah yang lebih banyak waktu ada acara," kata dia.

Ia berharap pengunjung yang datang ke Monas tidak membuang sampah sembarangan agar merepotkan petugas kebersihan.

"Kita datang niatnya mau olahraga biar hati gembira, tapi kalau banyak sampah seperti ini kan enggak nyaman. Harusnya masyarakat lebih sadar menjaga kebersihan," harapnya.

Pantauan TribunJakarta.com, pengunjung baru dapat memasuki kawasan Monas setelah pintu gerbang dibuka pada pukul 08.00 WIB.

Petugas kebersihan UPK Monas bertugas membersihkan sampah di dalam kawasan Monas.

Sementara petugas PPSU Kelurahan Gambir bertugas membersihkan sampah di luar pintu gerbang Monas.

Sebagai informasi, pesta rakyat Untukmu Indonesia yang menyisakan tumpukan sampah mengadakan beragam acara seperti bagi-bagi sembako, makanan, pasar murah, pengobatan gratis, dan hiburan. 

Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved