Rabu, 13 Mei 2026

Begal di Palmerah Lukai Korban, Pelaku Residivis Positif Narkoba

Residivis tak kapok! Begal sadis di Palmerah ditangkap polisi. Ternyata positif sabu dan rampok motor demi beli narkoba. Intip profilnya.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Tribunnews.com/Reynas Abdila
BEGAL SADIS — Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Danang Setiyo memberikan keterangan pers terkait penangkapan residivis begal motor sadis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Tersangka Taufik alias Gembel yang kerap beraksi di wilayah Palmerah ini diketahui positif narkoba dan telah tiga kali keluar masuk penjara. 

Ringkasan Berita:
  • Tersangka Taufik alias Gembel diringkus polisi setelah tiga kali keluar masuk penjara sejak 2019.
  • Hasil tes urine menunjukkan pelaku positif narkoba dan mengaku membegal motor demi membeli sabu.
  • Polisi kini memburu tiga pelaku lain yang terekam CCTV mengincar korban di jalanan sepi Palmerah.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus Taufik alias Gembel (26), eksekutor begal motor sadis yang kerap meresahkan warga Jakarta Barat.

Penangkapan yang dilakukan di kawasan Tambora, Jakarta Barat,Kamis (7/5/2026) malam tersebut mengungkap profil tersangka sebagai penjahat kambuhan atau residivis.

"Tersangka yang diamankan ini merupakan residivis. Tahun 2019 terlibat pencurian dengan kekerasan, 2020 perkara yang sama, dan tahun 2024 divonis atas pencurian dengan pemberatan," ungkap Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Danang Setiyo, Rabu (13/5/2026).

Siklus Kriminal dan Narkoba

Selain rekam jejak kriminalitas jalanan, penyelidikan mengungkap fakta bahwa tersangka juga berperan sebagai kurir narkoba

Hasil pengecekan urine memastikan Taufik positif mengandung metamfetamin atau sabu.

Hubungan antara adiksi narkoba dan aksi kekerasan jalanan terlihat jelas dari pengakuan tersangka mengenai alasannya kembali membegal.

"Motif tersangka yaitu membutuhkan uang untuk membeli narkoba dan juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," imbuh AKBP Danang.

Baca juga: Bareskrim Tangkap Calon Istri Bandar Narkoba di Kutai Barat, Berperan Jadi Penghubung ke AKP Deky

Aksi Sadis di Jalan Arjuna

Kejahatan terakhir tersangka terekam jelas dalam kamera pengawas (CCTV) di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, pada Senin (4/5/2026) dini hari.

Komplotan ini mengincar pengendara yang sedang berhenti di tepi jalan saat situasi sepi.

Dalam rekaman tersebut, para pelaku mendatangi korban sambil mengacungkan senjata tajam (sajam).

Korban sempat berupaya melakukan perlawanan dengan tangan kosong, namun akhirnya terpaksa menghindar hingga masuk ke dalam selokan.

Nahas, meski korban sudah tak berdaya, para pelaku tetap melukainya dengan bacokan sebelum membawa kabur sepeda motor milik korban.

Tiga Pelaku Masih Buron

Kapolsek Metro Palmerah, Kompol Gomos Simamora, mengonfirmasi bahwa korban telah resmi melaporkan peristiwa tersebut.

Saat ini, kepolisian tengah melakukan pengejaran intensif terhadap tiga rekan tersangka yang identitasnya telah dikantongi.

Ketiga rekan tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut berinisial GR, PI, dan JU.

Polisi mengimbau para pelaku untuk segera menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas dan terukur di lapangan.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved