Selasa, 7 April 2026

Soal Kursi Wagub DKI, PKS Harap Kader Gerindra Satu Komando Dengan Prabowo

PKS kata Suhaimi sudah siap mengajukan nama-nama tersebut, namun dia masih menunggu partai pengusung lainnya yakni Gerindra

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menyapa mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai membacakan surat pengunduran dirinya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta di sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (27/8/2018). Sandiaga Uno akan maju menjadi Cawapres pada Pilres 2019 mendatang. Warta Kota/Angga Bhagya Nugara 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi berharap Gerindra bisa menyepakati perjanjian yang telah dibuat antara dua partai pengusung dalam perebutan kursi Wagub DKI 2.

Suhaimi mengungkap dalam kesepakatan tersebut, PKS memiliki hak mengajukan dua nama yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu yang diusung kedua partai dan disetujui serta ditandatangani bersama untuk selanjutnya mengajukan dua nama tersebut ke DPRD melalui Gubernur DKI.

"Kita berharap sesuai dengan kesepakatan komunikasi politik, itu kan haknya PKS kan, maka dua nama yang diusung pak Agung dan Syaikhu itu, (adalah) yang diusung kedua partai, ditandatangani bersama terus diajukan untuk diproses," tutur Suhaimi saat dihubungi, Jumat (28/9/2018).

PKS kata Suhaimi sudah siap mengajukan nama-nama tersebut, namun dia masih menunggu partai pengusung lainnya yakni Gerindra, dalam hal ini M. Taufik yang dianggapnya masih bersikukuh maju sebagai cawagub.

"Kalau kita sudah siap, PKS sudah siap, tinggal yang sebelah, politiknya dalam hal ini pak Taufik kan sepertinya belum," kata Suhaimi.

Padahal, lanjut Suhaimi, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto telah menyatakan untuk menjalankan komitmennya bahwa kursi DKI 2 akan diberikan ke kubu PKS demi menjaga soliditas koalisi di pilpres 2019.

"Kita sudah mendengarkan pernyataan pak Prabowo, nah itu bagi kita sudah menjadi bukti, tinggal proses dibawahnya. (Kalau) kebiasaan kita di PKS begitu diatas menentukan, kita tinggal mengamankan itu, satu komando," katanya.

Kendati Prabowo telah menyatakan sikap seperti itu, ada satu tokoh di dalam Partai Gerindra yang masih ngotot untuk maju merebut kursi Wagub DKI.

"Iya betul satu komando, nah kalau ini lari-lari, tau tuh," kata Suhaimi.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved