Gubernur Anies Baswedan Ancang-ancang Naikkan Tarif Parkir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan kantong parkir di Jakarta akan dikurangi. Sementara, tarifnya akan dinaikkan.

Gubernur Anies Baswedan Ancang-ancang Naikkan Tarif Parkir
Warta Kota/henry lopulalan
TPE DI KOTA TUA - Pengendara motor membayar parkir dengan mengunakan Terminal Parkir Elektronik (TPE) atau mesin parkir di kawasan Kali Besar, Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu(15/7/2018). 13 mesin parkir meter masih dalam uji coba melayani perpakiran. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan kantong parkir di Jakarta akan dikurangi. Sementara, tarifnya akan dinaikkan.

"Secara bertahap kami buat restriksi kendaraan pribadi. Restriksi itu, satu, pengurangan tempat parkir. Dua, peningkatan harga parkir. Tiga, rute yang dibatasi," kata Anies di Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018).

Menurut Anies, kebijakan restriktif itu baru akan diterapkan setelah menata integrasi berbagai moda transportasi publik.

Baca: Ada Mobil Goyang Saat Diparkir, Setelah Didekati Ternyata Mahasiswi Tanpa Baju Bersama Seorang Pria

Anies ingin transportasi publik lebih menjangkau masyarakat. "Itu semua dilakukan ketika transportasi umumnya sudah ada. Sehingga orang mudah berpindah. Tapi kalau restriksi dilakukan belum ada penggantinya ya tidak fair. Ini yang sedang kami lakukan," ujar Anies.

Parameter yang akan dikejar Pemprov DKI yakni keterjangkauan halte dari lokasi sehari-hari masyarakat. Anies meminta ada halte setiap radius 500 meter.

"Jadi cukup 500 meter dari tempat Anda berada. Anda bisa mendapatkan kendaraan umum, itu yang menjadi pegangan. Dari situ kemudian diterjemahkan dalam bentuk rute dan ketersambungan," kata Anies.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anies Pastikan Kantong Parkir di DKI Akan Dikurangi dan Tarifnya Naik 

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved