MRT Jakarta

Saraswati Yakin Penetapan Besaran Tarif MRT Sudah Dikaji Matang

Saraswati menyakini besaran tarif yang ditetapkan pemerintah DKI Jakarta telah melalui kajian dan analisa yang matang.

Saraswati Yakin Penetapan Besaran Tarif MRT Sudah Dikaji Matang
TRIBUNNEWS/APFIA
Anggota Komisi VIII DPR RI, Rahayu Saraswati Djohohadikusumo di acara diskusi membahas RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (2/1/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Anggota DPR RI Rahayu Saraswati mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penetapan besaran tarif moda transportasi Moda Raya Terpadu (MRT).

Saraswati mengatakan adanya tarif bentuk tanggung jawab Pemerintah dan masyarakat penguna.

"Kebijakan tarif bentuk kontribusi masyarakat dalam menjaga aset bersama. Ada rasa tanggung jawab disana karena MRT adalah fasilitas umum yang disediakan pemerintah," ujar anggota Komisi VIII DPR RI ini, Senin (1/4/2019).

Saraswati menyakini besaran tarif yang ditetapkan pemerintah DKI Jakarta telah melalui kajian dan analisa yang matang.

Termasuk kajian daya beli masyarakat dan daya subsidi dari APBD DKI Jakarta.

"Pak Anies pasti berorientasi agar semua lapisan masyarakat bisa memanfaatkan MRT dengan tarif yang ditetapkan," kata caleg DPR RI Dapil 3 DKI ini.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan DPRD DKI menyetujui tarif MRT Jakarta Rp 10.000/10 km (proyeksi rata-rata perjalanan).

Adapun tarif minimal yang dikeluarkan penumpang nantinya adalah Rp 3.000.

Tap in dan tap out di stasiun yang sama akan dikenakan tarif minimum, yakni Rp 3.000.

Tarif Rp 10.000/10 km sendiri terdiri atas dua komponen, yakni boarding fee yang dipatok sebesar Rp 1.500 ditambah unit price per kilometer (harga per kilometer) yang dikalikan jarak.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved