Hari Pertama Operasi Keselamatan Jaya, 965 Kendaraan Ditilang

Ratusan kendaraan ditilang karena melakukan pelanggaran. Sementara ribuan lainnya hanya mendapat teguran

Hari Pertama Operasi Keselamatan Jaya, 965 Kendaraan Ditilang
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah pengendara yang menerobos masuk ke jalur busway nampak ditilang oleh petugas kepolisian di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Operasi Keselamatan Jaya 2019 mulai dilaksanakan sejak Senin (29/4/2019) kemarin. Ratusan kendaraan ditilang karena melakukan pelanggaran. Sementara ribuan lainnya hanya mendapat teguran.

"Hasil giat Operasi Keselamatan Jaya 2019 hari ke-1 Ditlantas Polda Metro Jaya pada Senin, 29 April 2019 kemarin mencapai 4.907 kendaraan yang berperkara. Sebanyak 965 ditilang dan 3.942 hanya diberi teguran," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Yusuf, saat dikonfirmasi, Selasa (30/4/2019).

Adapun jenis-jenis pelanggaran bagi kendaraan roda dua atau sepeda motor, diantaranya berkendara tanpa helm, melawan arus, berkendara lebih dari dua orang, dan melanggar lampu lalu lintas.

Pengendara yang tidak menggunakan helm sebanyak 126 perkara. Kemudian, yang melawan arus sebanyak 157, membonceng lebih dari satu orang sebanyak tujuh perkara.

Baca: Jonggol Nyaris Jadi Ibu Kota RI di Era Ode Baru, Kenapa Akhirnya Batal? Padahal Sudah Ada Keppres

Selanjutnya, melanggar lampu lalu lintas sebanyak 31 perkara, tidak menyalakan lampu utama sebanyak 79 perkara, melanggar rambu larang parkir dan berhenti sebanyak 143 perkara dan pengendara tidak memiliki surat-surat yang lengkap sebanyak 95 perkara.

"Jadi, total sepeda motor yang melanggar sebanyak 638," ungkap Yusuf.

Sementara pelanggaran bagi kendaraan roda empat atau mobil tercatat sebanyak 213 perkara.

Pelanggaran tersebut diantaranya menggunakan handphone, tidak menggunakan sabuk pengaman, melanggar muatan, melanggar rambu dilarang parkir, dan melanggar lampu lalu lintas.

Pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara sebanyak 10 perkara, tidak menggunakan safety belt sebanyak 25 perkara, melanggar muatan atau over loading sebanyak 20 perkara.

Lalu, melanggar lampu lalu lintas sebanyak 12 perkara, melanggar rambu dilarang parkir dan berhenti sebanyak 41 perkara, melanggar garis stop sebanyak 87 perkara dan tidak memiliki kelengkapan surat-surat sebanyak 18 perkara.

"Total kendaraan yang ditilang 965. Sepeda motor 638 unit, mobil penumpang 266 unit, bus 19 unit, mobil barang 42 unit," pungkas Yusuf.

Seperti diketahui, Operasi Keselamatan Jaya 2019 ini digelar selama 14 hari mulai Senin, 29 April 2019 hingga Minggu, 12 Mei 2019.

Titik-titik razianya yakni di sepanjang Jalan Benjamin Sueb, Jakarta Pusat; Jalan Perintis Kemerdekaan di simpang Coca-Cola dan sekitar Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved