Poltek Negeri Jakarta Bareng Pemkot Bogor dan Panorama Konservasi Klenteng Pan Kho Bio

Kerjasama tiga pihak ini akan direalisasikan lewat kegiatan pengabdian masyarakat oleh Pusat Penelitian Pengabdian Masyarakat (P3M) PNJ

Poltek Negeri Jakarta Bareng Pemkot Bogor dan Panorama Konservasi Klenteng Pan Kho Bio
HANDOUT
Kerjasama konservasi klenteng Pan Kho Bio di Pulo Geulis, Kota Bogor oleh Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) bersama Pemerintah Kota Bogor dan Panorama Group. Lewat kerjasama ini Pulo Geulis juga akan diarahkan menjadi desa wisata. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menjalin kerjasama tripartit dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Panorama Group untuk mengkonservasi situs budaya klenteng Pan Kho Bio di Kota Bogor.

Klenteng ini dianggap sebagai character building untuk membangun pluralisme di Indonesia. Upaya ini juga dianggap bisa mendorong meningkatnya perekonomian Pulo Geulis melalui pariwisata.

Pulo Geulis selama ini dikenal sebagai salah satu simbol kerukunan warga Bogor karena situs bersejarah klenteng Pan Kho Bio yang dibangun tahun 1720. Klenteng ini kini juga kerap digunakan sebagai tempat ibadah warga dari agama lain.

Di acara penandatangan kesepakatan kerjasama yang dilakukan di klenteng Pan Kho Bio, Selasa (7/5/2019), Direktur PNJ Abdillah, SE., M.Si menyatakan, pihaknya siap mencurahkan segala sumber daya keilmuan yang dimiliki di bidang sosial maupun enginering agar bisa berkontribusi pada kesejahteraan warga Pulo Geulis lokasinya berdekatan dengan satu operasi bisnis Panorama Group.

Baca: Hanif Dhakiri dan Imam Nahrawi Diprediksi Gagal Lolos ke Senayan

“Kami selaku akademisi siap berkontribusi mencurahkan pengetahuan yang kami miliki dan kembangkan demi lestarinya kerukunan dalam kebhinekaan di desa ini, serta masyarakat desa yang berkemajuan dalam ekonomi,” sebut Abdillah.

Wali Kota Bogor Bima Arya berharap kerjasama ini membuat Pulo Geulis makin dikenal lagi oleh masyarakat luas dan menjadi simbol perwujudan desa yang plural secara sosial dan maju dari aspek perekonomian.

Baca: Cara Mengirimkan File dan Folder Via Google Drive

“Program pelestarian kerukunan yang didukung oleh perguruan tinggi dan industri ini sekaligus menjadi upaya kita menepis berbagai opini yang selama ini menyebutkan Bogor sebagai kota yang intoleran,” kata Bima Arya.

Kerjasama tiga pihak ini akan direalisasikan lewat kegiatan pengabdian masyarakat oleh Pusat Penelitian Pengabdian Masyarakat (P3M) PNJ dengan dukungan Panorama.

Kepala P3M PNJ Dr Ida Nurhayati mengatakan, melalui program pengabdian masyarakat ini, PNJ akan dapat berkontribusi secara nyata pada warga desa dalam bidang pariwisata, bisnis dan teknologi.

“Kita akan berupaya membranding desa ini sebagai desa wisata,” janjinya.

CEO Panorama Group Budi Tirtawisata menyatakan sangat antusias menjalin kerjasama ini.

“Kami akan bawa wisatawan baik local maupun dari mancanegara untuk mengunjungi desa ini, melihat dari dekat warisan budaya berupa kelenteng bersejarah ini,” janjinya.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved