Naik Mobil Komando, Manajemen Gojek Respons Aspirasi Massa Mitra Driver

Perwakilan manajemen Gojek yang dipimpin Vice President Corporate Affair Gojek Michael Say naik ke atas mobil komando

Naik Mobil Komando, Manajemen Gojek Respons Aspirasi Massa Mitra Driver
TRIBUNNEWS.COM/FAJAR
Perwakilan manajemen Gojek menyerap aspirasi dari massa driver 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aksi damai massa mitra driver langsung direspons manajemen Gojek.

Bahkan, perwakilan manajemen Gojek yang dipimpin Vice President Corporate Affair Gojek Michael Say naik ke atas mobil komando.

Langkah itu sebagai wujud konkret respons Gojek terhadap aspirasi yang disampaikan mitra driver.

”Pada dasarnya kami selalu terbuka menyambut aspirasi mitra driver kami dan kami menghargai masukan-masukan yang dapat membuat Gojek menjadi semakin baik,” ucap Michael.

Berikutnya dilakukan mediasi secara terbuka. Beragam pertanyaan, keluhan, dan saran langsung direspon manajemen Gojek melalui kesempatan tersebut. Mulai dari soal suspensi sampai pemberlakuan tarif.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar memantau lokasi aksi massa di Jl Iskandrasyah, Jakarta Selatan
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar memantau lokasi aksi massa di Jl Iskandrasyah, Jakarta Selatan (TRIBUNNEWS.COM/FAJAR)

”Kami sebenarnya sudah menyampaikan langsung kepada mitra bahwa forum penyampaian pendapat yang terbaik adalah melalui diskusi terarah yang kondusif, salah satunya melalui Kopdar Mitra Gojek yang kami rutin adakan,” urai Michael.

Dia menekankan Kopdar merupakan wadah diskusi resmi yang rutin digelar Gojek. Terbuka bagi seluruh mitra. Pada setiap kesempatan itu lah setiap persoalan terbuka untuk dibahas.

Baca: Bikin Ricuh, Diduga Provokator Ditangkap saat Aksi Massa Driver Gojek di Blok M

”Dalam kesempatan kali ini, masukan-masukan mitra kami terima dengan baik,” lanjut dia.

Saat disinggung suspense, Michael menyatakan Gojek menjelaskan mekanismenya sudah diketahui semua pihak di mana itu sebagai keputusan kepada pelaku tindak kecurangan yang merugikan.

”Tapi kami tidak berhenti untuk terus melakukan perbaikan,” ucap Michael.

Sedangkan terkait dengan tarif, Gojek sudah memberlakukan skema sesuai dengan diatur regulator.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan batas atas dan bawah tarif transportasi online, termasuk ojek online.

”Lagipula, soal tarif ini tidak mungkin kami memberlakukan skema yang akan memberatkan dan merugikan rekan semuanya. Sebaliknya kami selalu mencarikan yang terbaik untuk kesejahteraan anda semua,” tegas Michael.

Penulis: Fajar Anjungroso
Sumber: Tabloid Rumah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved