3 Orang Tewas Terpanggang Akibat Kebakaran di Cipayung, 2 Korban Belum Berhasil Diidentifikasi

2 dari tiga jasad pegawai agen makanan ringan di Jalan Raya Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang tewas terbakar belum bisa diidentifikasi

3 Orang Tewas Terpanggang Akibat Kebakaran di Cipayung, 2 Korban Belum Berhasil Diidentifikasi
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Musyafak menyampaikan keterangan terkait kondisi Kapolsek Ciracas yang dirawat di RS Polri Kramat Jati, Kamis (13/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua dari tiga jasad pegawai agen makanan ringan di Jalan Raya Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang tewas terbakar Jumat (9/8/2019) sekira pukul 04.53 WIB tak berhasil diidentifikasi dari sidik jari.

Lantaran tak bisa diidentifikasi dari sidik jari, Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Musyafak mengatakan identifikasi kedua korban dilakukan dengan cara mengambil data sekunder.

"Yang dua lainnya akan pemeriksaan gigi. Nanti kami akan meminta data barangkali korban ini pernah melakukan pemeriksaan gigi di suatu tempat," kata Musyafak di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (9/8/2019).

Baca: Gunung Slamet Status Waspada, Jalur Pendakian Ditutup Hingga DPBD Himbau Warga Tetap Tenang

Baca: Megawati Mengunci Kursi Menteri

Baca: Wakil Ketua Umum Gerindra: Prabowo Banting Stir Buat Penumpang Gelap Gigit Jari

Hasil pemeriksaan gigi itu nantinya digabung dengan hasil pemeriksaan DNA pihak keluarga korban guna memastikan identitas pemuda asal Sragen, Jawa Tengah.

Musyafak menuturkan pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap keluarga korban yang datang untuk keperluan identifikasi jasad.

"Sudah dalam proses pendataan untuk mendapatkan antemortemnya. Kemudian kami juga ambil sampel DNA pihak keluarga korban dalam hal ini orang tua atau anaknya korban," ujarnya.

Baca: Konser Dekade Afgan, Penonton Bersorak Dengar Ucapan Terimakasih Afgan kepada Rossa

Musyafak menyebut proses identifikasi jasad ketiga korban yang ditemukan di kamar mandi ruko sesuai standar identifikasi Interpol.

Identifikasi medis perlu karena ketiga korban yang tak berhasil menyelamatkan diri dari tempat kerjanya saat kebakaran sudah tak bisa dikenali secara fisik.

"Boleh dikatakan hampir semuanya (luka bakar). Hanya ada satu korban yang (sidik) jarinya mungkin bisa diperiksa. Yang lainnya sudah tidak, tanda-tanda medis, properties, lainnya sudah tidak bisa," tuturnya.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved