Selow Food, Menyatukan Perbedaan dengan Memasak dan Sepak Bola
Sabtu (10/9/2018) lalu, komunitas ini diluncurkan di Padepokan Bromolathi, Desa Panggukan, Pengasinan Sawangan, Depok.
Manajer Kstaria Nusantara yang juga Pimpinan Pesantren Riyadussalikin, Pangandaran Jawa Barat, Lutfi Fauzi, mengungkapkan pengemasan kegiatan antara pertandingan sepakbola dan masak adalah acara kreatif yang menarik.
Pihaknya tertarik untuk mengikuti pertandingan ini karena memiliki visi. “Tidak hanya bertanding, namun anak-anak saya dari Pangandaran dengan pemain dari Papua atau Depok, sehingga mereka akan terbiasa dengan perbedaan,” ungkap Kiyai Lutfi.
Hadir dalam kesempatan tersebut berbagai komunitas diantaranya Depok Heritage, Karangtaruna Kecamatan Sawangan, Gusdurin Depok, aktivis GP Ansor, Bali Alami, Kuliner Indonesia (Kulin) Lingkar Muda Indoensia, GMKI, Lumbung Kreatif, CEO Uni Papua, Harry Wijaya, tokoh masyarakat Rudi Susilo, Ketua Ponpes Adan undangan lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/uni-papua.jpg)