Empat Pria Ini Rudapaksa Teman Wanitanya Setelah Dibuat Mabuk Miras di Apartemen Paragon Tangerang

Dua peristiwa rudapaksa dengan cara dicekoki minuman keras di Tangerang. Kedua kasus tersebut terjadi di TKP yang sama, yakni Apartemen Paragon

Empat Pria Ini Rudapaksa Teman Wanitanya Setelah Dibuat Mabuk Miras di Apartemen Paragon Tangerang
istimewa
Ilustrasi rudapaksa 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Malang nasib D dan AD, dua wanita yang dirudapaksa temannya sendiri di Apartemen Paragon, Curug, Kabupaten Tangerang setelah sebelumnya dibuat mabuk menggunakan minuman keras (miras).

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Ferdy Irawan, memaparkan kronologis tindakan asusila itu yang dilakukan oleh empat pria di dua peristiwa yang berbeda.

Baca: Gadis 15 Tahun Dirudapaksa 4 Pria Bergilir & Disekap 2 Hari, Korban Berasal dari Keluarga Tak Mampu

Pada Minggu (4/8/2019), D bertemu dengan teman kerjanya, Hari Amando Pratama (24). 

Selepas dari rumah Hari, mereka pergi menggunakan mobil.

Di mobil itu D ditawari meminum minuman keras yang disebut Hari sebagai obat peningkat nafsu makan.

"Tersangka HP mengajak korban D untuk minum minuman keras jenis Soju, dengan alasan minuman tersebut bagus untuk menggemukkan badan menambah nafsu makan," ujar Ferdy saat menggelar ekspos kasus tersebut di Mapolres Tangsel, Serpong, Rabu (21/8/2019).

Setelah mabuk, tersangka membawa korban ke Apartemen Paragon dalam keadaan tak sadar diri. 

D digendong memasuki apartemen yang sudah dipesan kamarnya.

Di kamar itu D dirudapaksa.

Peristiwa ke dua, adalah pada tanggal Kamis (16/8/2019) di lokasi yang sama.

AD diajak temannya Avin Has (19) untuk menemani bosnya di Apartemen Paragon.

Bosnya yang dimaksud itu adalah Riwanto (18) dan Rizal Setiawan (19).

Baca: Perempuan Berusia 15 Tahun di Bandung Barat Dirudapaksa 5 Pemuda dan Disekap 2 Hari

Di apartemen itu keempatnya meminum minuman keras.

Saat AD dalam kondisi mabuk, ia dirudapaksa oleh Avin, Rriwanto dan Rizal secara bergiliran.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved