Suami Dewi Persik Kena Tilang Perluasan Ganjil Genap di Fatmawati

Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.

Suami Dewi Persik Kena Tilang Perluasan Ganjil Genap di Fatmawati
TRIBUNNEWS.COM/Reza Yahya Pribadi
Angga, suami Dewi Persik kena tilang di Jalan Fatmawati saat penerapan perluasan Ganjil Genap yang dimulai hari ini, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunNews.com, Reza Yahya Pribadi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Ratusan personel Dinas Perhubungan ( Dishub) DKI Jakarta disiagakan di 25 ruas jalan yang terdampak perluasan Ganjil Genap. Termasuk, di ruas Jalan Fatmawati. Perluasan Ganji Genap yang mulai diterapkan hari ini, Senin (9/9/2019) memuai tanggapan dari warga.

Dari pantauan tribun, terlihat pengendara mobil Mewah merek Jaguar yang ternyata dikendarai Angga (32). Angga tak lain adalah suami Artis Dewi Persik, pasrah kena tilang. Mobil yang dikendarai Angga, plat nomor genap, B 12 DP.

Baca: Ini daftar jalan dan gerbang tol ini yang terkena aturan Ganjil-Genap baru

Mobil yang dikendarai Angga diberhentikan oleh petugas Kepolisian saat hendak melewati jalur Fatmawati menuju ke arah Blok M. "Saya belum tau kalau disini itu kena ganjil genap juga. Kalau memang saya salah,  saya terima. Nanti saya urus surat-suratnya," kata Angga.

Angga kemudian sedikit berkomentar terkait penerapan Ganji Genap yang kini diperluas. Menurutnya, keputusan terbaik yang mungkin sudah didiskusikan oleh tim ahli.

"Pastinya rencana pemerintah itu yang terbaik, karena sudah didiskusikan oleh tim yang ahli. Sekarang Sudirman dan Kuningan sudah berkurang ya kemacetannya," katanya.

Baca: Perluasan Ganjil Genap di Jakarta Mulai Hari ini, Ini Daftar 25 Jalan & Gerbang Tol yang Terdampak

Untuk diketahui, perluasan wilayah ganjil genap sendiri diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.

Pemberlakuannya di 25 ruas jalan Ibu Kota Jakarta mulai pada hari ini Senin (9/9/2019). Dimulai dari hari Senin hingga Jumat pukul 06.00-10.00 WIB, dilanjutkan pada sore sampai malam, mulai pukul 16.00-20.00 WIB. Bagi pengendara yang melakukan pelanggaran akan didenda maksimal Rp 500.000.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved