Kamis, 4 Juni 2026

Terlanjur Keluar Dana Jutaan Rupiah, 54 Pekerja di Tangerang Tertipu Lowongan Kerja Bodong

Penipuan yang menggunakan nama perusahaan PT Broco Mutiara Electrical Industry di Jatiuwung, Kota Tangerang telah menelan korban hingga 54 orang penca

Tayang:
Istimewa/dokumentasi Polsek Jatiuwung.
Para korban yang melaporkan kejadian penipuan berupa lowongan kerja bodong di sebuah pabrik di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (17/9/2019). 

"Empat tersangka kami amankan setelah dipancing anggota kami yang menyamar. Kemudian keempatnya masih kami lakukan pemeriksaan intensif," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (17/9/2019).

Dari tangan para penipu ini, polisi menyita sebuah handphone merek OPPO dan 27 lembar kuitansi bekas penipuan yang mereka lakukan.

Aditya menjelaskan pengungkapan praktik penipuan yang dilakukan Hendra dan kawannya terbongkar setelah puluhan korban mendatangi Polsek Jatiuwung pada Senin (16/9/2019) malam hari.

Berdasarkan keterangan korban, para pelaku mengiming-imingi calon korbannya untuk dapat mempekerjakan mereka ke ke PT Broco Mutiara Electrical Industry di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Aditya menerangkan setidaknya ada 54 orang yang menjadi korban penipuan lowongan pekerjaan bodong oleh Henda dan kawan-kawan.

"Sebelumnya ada 54 korban pencari kerja mendatangi Mapolsek melaporkan perkara penipuan dan penggelapan yang mereka alami," sambung Kapolsek.

Berdasarkan keterangan para korban, Hendra dan 3 pelaku lainnya meminta sejumlah uang kepada para pencari kerja.

Uang yang diminta beragam mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 3,7 juta sekali transaksi.

"Uang itu merupakan uang pengikat, sehingga para korban yang telah menyetorkan uang diterima bekerja di salah satu perusahaan di Tangerang awalnya," terang Aditya.

Namun, setelah empat bulan lamanya tak kunjung ada kabar soal penarikan para korban sebagai pegawai industri terkait.

Para pelaku hilang tak berjejak

Para korban pun akhirnya melaporkan peristiwa penipuan yang dialaminya ke kantor polisi.

"Laporan yang kami terima ada 54 orang. Kemungkinan masih ada 50 orang lagi yang menjadi korban penipuan," ujar Aditya.

Mendapat laporan tersebut, tim buser di pimpin Kanit Reskrim AKP Zazali langsung bergerak melakukan pengejaran.

Hendra beserta komplitannya akhirnya diringkus tak lama setelah puluhan korban melapor ke Polsek Jatiuwung.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved