Mengapa Pengangguran di Kabupaten Tangerang Tinggi? Ini Penjelasan Pemkab

"Menurunnya memang sedikit, hanya 10 persen saja dibandingkan tahun lalu," ucapnya

Mengapa Pengangguran di Kabupaten Tangerang Tinggi? Ini Penjelasan Pemkab
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI - Pencari kerja mengisi data pribadi saat memasukkan lamaran pekerjaan di salah perusahaan dalam Job Expo 2015 di Landmark, Jalan Braga, Kota Bandung, Kamis (19/3/2015). Bursa kerja yang diselenggarakan Telkom University itu diikuti lebih dari 40 perusahaan yang akan menyerap ratusan tenaga kerja. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Pemerintahan Kabupaten Tangerang tengah menghadapi tingginya angka pengangguran.

Permasalahan tersebut pun seakan sulit untuk diatasi.

Baca: Pengangguran di Hulu Sungai Tengah Tebas Leher Bocah SD yang Lagi Belajar Kelompok

Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Jarnaji.

"Jumlahnya sekitar ada 164 ribu yang menganggur," ujar Jarnaji kepada Warta Kota, Senin (23/9/2019).

Dirinya mengklaim angka pengangguran itu menurun dari tahun sebelumnya.

Meski angka penurunannya tak signifikan.

"Menurunnya memang sedikit, hanya 10 persen saja dibandingkan tahun lalu," ucapnya.

Mereka para penganggur kebanyakan dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Jarnaji pun mengungkapkan penyebab tingginya jumlah pengangguran ini.

"Penyebab utamanya yaitu soal minimnya keahlian. Banyak perusahaan - perusahaan di sini yang tidak menerima karena memang tak sesuai dengan kualifikasinya," kata Jarnaji.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved