Ketua DPRD DKI Soal Formula E: Ini Ajang Besar Kampanyekan Mobil Listrik

Bahkan katanya, geliat penggunaan skuter listrik yang sering terlihat berseliweran di sekitar jalan protokol Ibu Kota, merupakan bagian dari langkah

Ketua DPRD DKI Soal Formula E: Ini Ajang Besar Kampanyekan Mobil Listrik
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Prasetio Edi Marsudi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan perhelatan ajang balap Formula E di tahun 2020 bakal jadi momentum kampanye pemakaian mobil listrik di Indonesia, khususnya Jakarta.

Bahkan katanya, geliat penggunaan skuter listrik yang sering terlihat berseliweran di sekitar jalan protokol Ibu Kota, merupakan bagian dari langkah kampanye pemakaian kendaraan bebas emisi.

"Kalau kita bicara Formula E, itu juga buat kampanye mobil listrik. Apalagi sekarang ada grab yang skuter itu dipake juga, itu semua berkampanye untuk polusi di Jakarta," kata Prasetio di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).

Soal pemasukan dana yang bakal didapat Jakarta dari perhelatan ajang balap mobil listrik skala internasional ini, Prasetio mengaku sebagai awalan Jakarta memang bakal merugi. Namun untuk tahun-tahun berikutnya, Ibu Kota bisa untung besar.

Keuntungan ini tidak bisa semata diukur dari pemasukan dana, melainkan juga keuntungan lain di luar sektor finansial.

"Kalau masalah untung rugi ya sekarang rugi. Tapi kalau ke depan bisa menimbulkan keuntungan besar," ungkap dia.

Baca: Dosen IPB yang Ditangkap Ternyata Simpan Bom Ikan Berisi Paku

Diketahui, Provinsi DKI Jakarta resmi jadi tuan rumah ajang balap mobil listrik, Formula E 2020. Peresmian, diumumkan usai finalisasi pihak FIA selaku pemilik lisensi. Balapan pertama bakal berlangsung hari Sabtu, 6 Juni 2020.

Kawasan Monumen Nasional (Monas) bakal menjadi salah satu bagian dari ajang balapan Formula E ini.

DKI Jakarta berkesempatan menggelar event balap internasional selama 5 tahun berturut-turut.

Dengan menjadi tuan rumah selama lima tahun beruntun, investasi yang dilakukan Pemprov DKI dikatakan tak bakal habis percuma. Sebab jangka selama 5 tahun bisa dimanfaatkan meraup keuntungan besar dari ajang ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswrdan mengatakan kegiatan ini bakal tumbuh jadi event tahunan terbesar di Indonesia yang menarik perhatian publik dan kunjungan wisatawan internasional ke Jakarta.

"Harapannya juga kegiatan ini akan tumbuh menjadi salah satu event tahunan yang ditunggu masyarakat Indonesia. Dan harapannya juga masyarakat internasional datang ke sini," ujar Anies beberapa waktu lalu.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved