Sabtu, 30 Agustus 2025

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Dalam Keadaan Koma, Akbar Alamsyah Dijadikan Tersangka

Akbar ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi pada 26 September 2019 dan hal tersebut dibenarkan Fitri Rahmayani, kakak Akbar.

Editor: Choirul Arifin
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Prosesi pemakaman jenazah Akbar Alamsyah, pelajar korban rusuh aksi demo di depan DPR RI, di TPU Cipulir Jumat (11/10/2019). Akbar Alamsyah hilang usai demo pelajar di depan gedung DPR, Rabu (25/10/2019), ditemukan koma dan kemudian meninggal dunia. 

"Wajah dan matanya lebam. Kepalanya sudah diperban katanya abis operasi tulang kepalanya yang patah," ucapnya.

Almarhum Akbar Alamsyah (kiri).
Mendiang Akbar Alamsyah (kiri) dan kakaknya, Fitri Rahmayani. (IST)

"Emang seperti terkena benda tumpul di bagian kepala dan wajahnya itu seperti dipukuli karena mata kirinya lebam," tambah dia.

Setelah beberapa hari dirawat di RS Polri Kramat Jati, Akbar dipindah ke RSPAD Gatot Soebroto untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.

Sebab alat dan perlengkapan di RSPAD lebih memadai. Akhirnya, Akbar meninggal pada Kamis kemarin.

Polisi bilang bukan korban kekerasan 

Sementara Mabes Polri mengklaim, Akbar Alamsyah bukan korban kekerasan polisi.

"Sementara, dugaannya bahwa yang bersangkutan luka bukan akibat kekerasan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra di Hotel Amaroossa Cosmo, Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019).

Kesimpulan sementara tersebut didasarkan pada pemeriksaan saksi-saksi di tempat pemuda malang itu ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri, tepatnya di depan pagar gedung wakil rakyat, Senayan.

Prosesi pemakaman jenazah Akbar Alamsyah, pelajar korban rusuh aksi demo di depan DPR RI, di TPU Cipulir Jumat (11/10/2019).
Prosesi pemakaman jenazah Akbar Alamsyah, pelajar korban rusuh aksi demo di depan DPR RI, di TPU Cipulir Jumat (11/10/2019). (TRIBUN JAKARTA/Satrio Sarwo Trengginas)

Kepada polisi, saksi menerangkan bahwa Akbar awalnya melompati pagar depan Gedung DPR/MPR untuk menghindari kerusuhan dengan aparat.

Sejak saat itu, Akbar tidak diketahui lagi keberadaannya karena situasi sudah tidak terkendali.

Polisi menduga, Akbar terluka akibat jatuh saat melompati pagar.

"Penyelidikan terhadap korban, Akbar sudah ditemukan saksi di TKP bahwa saat yang bersangkutan sedang berupaya untuk menghidari aksi kerusuhan itu, melompati pagar di depan Gedung DPR," ujar Asep.

Keluarga tidak percaya 

Menanggapi klaim Polri, Rosminah tidak percaya anaknya terjatuh dari pagar.

Ia mengatakan, luka di tubuh Akbar menurut dokter karena terkena benda tumpul. Menurut dia, kalau memang terjatuh dari tangga DPR, wajah Akbar seharusnya tidak lebam seperti saat ini.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan