Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur: Korbannya Dianiaya dan Diancam, Terduga Masih Buron

Rasa sedih bercampur amarah berkecamuk saat KA pulang ke rumah pada Jumat (4/10/2019) petang seraya menangis kencang dan mengaku takut dengan DA

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur: Korbannya Dianiaya dan Diancam, Terduga Masih Buron
kompas.com
ilustrasi pencabulan anak 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KA (8) jadi korban rudapaksa atau pencabulan yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri berinisial DA.

ST (26), orangtua korban masih merasakan kesedihan.

Ditambah, saat ini DA keberadaannya belum diketahui alias buron.

Rasa sedih bercampur amarah berkecamuk saat KA pulang ke rumah pada Jumat (4/10/2019) petang seraya menangis kencang dan mengaku takut dengan DA.

"Saya tanya kenapa takut sama DA. Awalnya anak saya enggak mau cerita, tapi akhirnya dia bilang kalau dia dicium-cium begitu sama DA," kata ST di Makasar, Jakarta Timur, Jumat (18/10/2019).

Mendengar KA mengalami pelecehan seksual, ST pun bergegas melapor ke Ketua RT setempat yang saat itu disampaikan lewat istri Ketua RT.

Lantaran kronologis yang disampaikan KA belum rinci, istri Ketua RT tempat ST tinggal memanggil anak DA yang dirasa mengetahui tindakan ayahnya.

"Pas datang, anak DA mukanya seperti orang takut. Di situ saya mikir anaknya DA ini mungkin jadi korban juga. Jadi saya enggak banyak nanya ke anak DA," ujarnya.

Malam harinya, ST kembali menanyakan kepada KA terkait petaka yang menimpa hingga akhirnya mengetahui kronologis rinci kejadian.

Yakni bahwa kejadian berawal saat KA dimintai pertolongan satu anak DA untuk mengambil uang di rumahnya lalu bertemu DA.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved