Penjelasan Kepala Sekolah SMPN 229 Terkait Kasus Perundungan yang Menimpa Siswinya

"Tapi, kedua orangtua siswi sudah diundang, dan keduanya sudah berdamai. Jadi, kita anggap itu sudah selesai," ujar Saul

Penjelasan Kepala Sekolah SMPN 229 Terkait Kasus Perundungan yang Menimpa Siswinya
TribunJogja.com
Ilustrasi bullying 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Kepala Sekolah SMPN 229 Saul Tanjung buka suara terkait adanya kasus perundungan (bullying) yang menimpa PN di sekolah tersebut.

Kasus itu sudah selesai tiga bulan lalu, ditandai dengan perdamaian kedua siswa.

Saul tidak menampik,  PN pernah berkonflik dengan M.

 Siswi Korban Teror Penyiraman Cairan Kimia Butuh Pendampingan, Ini Saran Psikolog

"Tapi, kedua orangtua siswi sudah diundang, dan keduanya sudah berdamai. Jadi, kita anggap itu sudah selesai," ujar Saul saat ditemui di SMPN 229 Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Saul mengatakan, pascakonflik, kedua siswi tersebut  tidak pernah bertengkar lagi.

 Salah Satu Siswi Korban Penyiraman Cairan Kimia Pernah Menjadi Korban Bully yang Terjadi di Sekolah

Ia menampik  keberadaan geng di sekolah tersebut yang diketuai oleh siswi M.

"Tidak ada itu geng, geng. Yang ada hanya teman kelompok bermain, seperti biasa saja itu," jelas Saul.

Saul juga tidak percaya M mampu melukai seseorang dengan cara terencana.

 Terungkap, Siswi Korban Penyiraman Air Kimia Pernah Jadi Korban Bully di Sekolah

Apalagi, kata Saul, M tipe anak yang terbiasa menghadapi siswa secara langsung kalau memiliki masalah.

"Dia siswa berprestasi, nilainya semua 9, jadi tidak mungkin itu. Apalagi M itu tipe anak yang kalau ada masalah dihadapkan sama dia langsung, bukan tipe-tipe terencana seperti itu," jelas Saul.

Saul berharap masalah M dan PN tidak melebar kemana-mana.

 Bukan Air Keras, Ini Racikan Bahan Kimia yang Disiram Kepada Dua Siswi SMP Kebon Jeruk

Sebab kata Saul, kondisi psikologis M yang masih berusia 14 tahun bisa terganggu jika ditekan dan dihadap-hadapkan dengan masalah tersebut.

"Dia itu siswa sederhana ko. Pagi diantar ibunya, pulang naik bus kuning (bus sekolah). Bukan anak-anak yang seperti orang-orang tuduhkan," jelas Saul.

Pernyataan Saul dibenarkan oleh Khosim, wali kelas PN.

 Pascateror Penyiraman Cairan Kimia, Begini Kondisi Dua Siswi SMP di Kebon Jeruk

Kata Khosim, PN memang pernah berkonflik dengan M, tapi semuanya sudah selesai.

"Benar siswa saya, PN, pernah berkonflik dengan M. Tapi sudah damai, sudah selesai dari tiga bulan lalu," kata Khosim.

Khosim  berharap masalah ini tidak diseret-seret ke dalam konflik gadis-gadis remaja.

 TERNYATA Dua Siswi Korban Penyiraman Air Kimia Calon Ketua Osis SMPN 229 Jakarta

"Jangan dikait-kaitkan, karena itu masalah sepele, tidak mungkin anak sekecil itu mampu merancang strategi kriminal sejauh itu," kata Khosim.

Saul menjamin pihak sekolah akan mendukung seluruh upaya Kepolisian untuk menangkap pelaku.

"Pokoknya siapapun pelakunya, baik itu dari luar atau dari dalam harus ditangkap, siapapun itu harus menerima konsekuensinya," jelas Saul.

Penulis: Desy Selviany

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul: Siswi Korban Penyiraman Cairan Kimia Korban Bully, Ini Jawaban Wakil Kepala Sekolah

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved