Reuni 212

Lima Jam Kegiatan Reuni 212 Hasilkan 29,5 Ton Sampah

Total, ada 29,5 ton sampah yang dihasilkan selama kurang lebih 5 jam kegiatan berlangsung.

Lima Jam Kegiatan Reuni 212 Hasilkan 29,5 Ton Sampah
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
212 reuni 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kegiatan Reuni Akbar 212 dimulai sejak Senin (2/12) pukul 03.00 WIB dinihari dan berakhir pada 08.00 WIB.

Total, ada 29,5 ton sampah yang dihasilkan selama kurang lebih 5 jam kegiatan berlangsung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih menjelaskan pihaknya turun ke lapangan sejak pukul 10.00 WIB saat massa sudah beranjak pergi meninggalkan lokasi.

Pada pukul 13.00 WIB kawasan sekitar Monas sudah dinyatakan steril dari sisa sampah peserta Reuni Akbar 212.

"Jam 10.00 WIB saat massa cair penanganan kebersihan bergerak. Jam 13.00 WIB, lokasi sudah steril," ucap dia saat dihubungi, Senin (2/12/2019).

Baca: PKS: Pemerintah Harus Tangkap Semangat Positif Reuni 212

Rinciannya, jumlah sampah yang dikumpulkan dilokasi kegiatan sebanyak 80 meter kubik (m3) alias 29,5 ton sampah berbagai jenis.

Kemudian sampah yang terkumpul dipilah lebih dulu. Pemilahan dilakukan terhadap 1,18 ton dan dibuang ke bank sampah terdekat.

Sementara 28,3 ton langsung dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Jawa Barat. Kebanyakan sampah yang terkumpul terdiri dari botol-botol minum, bungkus makanan hingga sisa makanan.

Baca: Pakai Seragam Dinas, Anies Bermaksud Sambut Peserta Reuni 212 sebagai Gubernur DKI

Andono mengaku eksekusi jajarannya dipermudah oleh massa Reuni Akbar 212 yang punya inisiatif kumpulkan sampahnya sendiri. Inisiatif mereka memudahkan 425 petugas yang dikerahkan untuk pembersihan lokasi.

"Petugas dipermudah oleh inisiatif peserta yang mengumpulkan sampah secara mandiri. Tidak ada kesulitan dalam penanganannya," ujarnya.

Adapun Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan 425 petugas kebersihan dalam penanganan kebersihan kegiatan Reuni Akbar 212. Meliputi, jajaran Sudin LH Jakarta Pusat 150 orang, UPK Badan Air 100 orang, PPSU 150 orang, dan UPK Monas 25 orang.

Dalam pembersihan, mereka didukung armada seperti, 8 unit road sweeper, 2 unit Compactor, 2 unit truk anorganik, 10 unit kijang lintas, 8 unit bus toilet, 8 unit tangki air kotor, serta 4 unit tangki air bersih.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved