KAI Pastikan Rekrutmen Pegawai Tidak Ditarik Biaya

Irwan mengatakan pihaknya tidak pernah menarik biaya sepeserpun untuk keperluan administrasi

Lucius Genik
Direktur SDM PT KAI, Irwan ketika berada di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT KAI (Persero) Rudi Adi mengatakan pihaknya tidak pernah menarik biaya sepeserpun untuk keperluan administrasi, khususnya ketika melakukan proses rekrutmen pegawai.

Pernyataan ini menyusul kasus penipuan berkedok rekrutmen PT KAI oleh FTS dan IL yang berhasil diungkap Polda Metro Jaya.

Baca: Tak Cukup Sekali Tertangkap, Ini Perjalanan Kasus Narkoba Ibra Azhari Dari 2010 Hingga 2019

Baca: Penipuan Berkedok Rekrutmen PT KAI, Polisi: Pelaku Memberi ID Card Palsu

"PT KAI dalam melakukan rekrutmen pegawai sangat profesional, transparan dan objektif. Yang paling penting adalah, tidak ada rekrutmen pegawai kereta api itu menggunakan uang," katanya ketika berada di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019).

Lebih lanjut, Rudi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar melaporkan kepada pihaknya apabila menemukan proses rekrutmen PT KAI yang mengharuskan peserta mengeluarkan biaya untuk keperluan administrasi.

Alasannya, di KAI, integritas menjadi keutamaan.

"Yang mendapatkan informasi seperti itu laporkan ke saya dan kalau melibatkan internal kereta api pasti, menurut prinsip kami karena bagi kami integritas adalah yang utama," tuturnya.

Rudi menegaskan, laman resmi KAI ketika melakukan rekrutmen pegawai hanya ada satu. Laman tersebut adalah rekrutmen.kai.id.

"Saya sampaikan pada kesempatan ini bahwa untuk menjadi pegawai PT KAI itu hanya ada satu web tiada yang lain yaitu web kita adalah rekrutmen.kai.id," tuturnya.

Berita Populer
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved