Banjir di Jakarta
Anies Baswedan Minta Warga yang Tinggal di Bantaran Sungai Siaga
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga yang tinggal di bantaran sungai untuk bersiaga.
Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga yang tinggal di bantaran sungai untuk bersiaga.
Hal tersebut seiring dengan sejumlah pintu air menunjukkan debit air yang menuju Jakarta cukup tinggi.
"Terkait dengan antisipasi atas hujan atau air kiriman. Kita ketahui saat ini bahwa Jakarta sudah tidak lagi hujan tetapi, tadi siang sekitar pukul 12.00 itu, titik paling tinggi di (pintu air) Katulampa menunjukkan angka yang cukup menghawaitrkan," ujar Anies Baswedan di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (1/1/2020).
Menurut Anies Baswedan air kiriman dari Wilayah Bogor kemungkinan akan tiba ke Jakarta dalam waktu 6 jam ke depan.
Baca: Titik Banjir Terbanyak di Jakarta Timur, Warga Sebut Ini Banjir Terparah selama 7 Tahun Terakhir
Tidak hanya pintu air Katulampa, pintu air Depok juga debit airnya cukup tinggi.
"Jadi kita antisipasi itu. Artinya saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah bantaran sungai untuk bersiaga," kata Anies Baswedan.
Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah menyiagakan 120 ribu petugas untuk menangani serta menanggulangi banjir.
Baca: Disinggung Penyebab Banjir di Jakarta, Anies Baswedan: Curah Hujan Tidak dalam Kendali Kita
"Pada fase ini yang penting warga selamat, penanganan cepat, lalu kita duduk bersama pastikan bahwa masterplan masalah banjir sinkron," katanya.
17.079 orang mengungsi
Hujan lebat yang mengguyur Ibu Kota pada saat malam pergantian tahun membuat sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan hujan deras dan banjir di Ibu Kota menyebabkan 4 orang meninggal dunia.
"Sejauh ini ada 4 yang confirm meninggal, 2 di Jakarta Timur, 1 di Jakarta Pusat, dan 1 di Jakarta Selatan. Mudah-mudahan angkanya tidak bertambah dan kita memastikan seluruh medis sudah bekerja di semua kawasan," kata Anies Baswedan di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020).
Baca: Banjir, Nikita Mirzani Unggah Best View 2020, Mention Anies Baswedan, Nyai tapi pak, Jakarta Klelep
Ia mengatakan hingga pukul 16.00 wib sore ini tercatat ada 17.079 pengungsi.
Para pengungsi tersebut sudah dikelola di sejumlah tempat di Jakarta.
"Jadi pertama konsentrasi kita di Jakarta adalah menyelamatkan seluruh warga yang lingkungan rumahnya, tempat tinggalnya tergenang air,"katanya.
Baca: Meski Ungkap Hujan Mulai Reda di Jakarta, Anies Baswedan Beberkan Hal yang Harus Diantisipasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-di-kawasan-monas-9012.jpg)