Breaking News:

Kursi Wakil Gubernur DKI Masih Kosong, PKS Ingatkan Komitmen Partai Gerindra

Partai PKS mengingatkan partai Gerindra mengenai jatah kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang hingga kini masih kosong.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kedua kiri) menyapa warga saat tiba di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (16/10/2017). Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih tersebut melakukan doa bersama pendukungnya sebelum melaksanakan pelantikan di Istana Negara. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Achmad Yani mengingatkan partai Gerindra mengenai jatah kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang seharusnya menjadi hak partai PKS

Kursi Wakil Gubernur DKI kosong sejak Sandiaga Uno mengundurkan diri untuk mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Hingga saat ini, PKS dan Garindra saling mengajukan calonnya ke DPRD DKI untuk mendapatkan jatah kursi Wakil Gubernur DKI.

"PKS, mereka semua menginginkan agar apa yang sudah menjadi komitmen pada waktu lalu antara Gerindra dengan PKS bahwa Wakil Gubernur yang ditinggalkan oleh Sandi ini menjadi hak PKS," ujar Achmad Yani dilansir melalui YouTube Kompas TV, Senin (6/1/2020).

Menurutnya kursi Wakil Gubernur DKI merupakan sebuah hiburan bagi kader-kader partai PKS yang telah memperjuangkan Prabowo-Sandiaga Uno dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019.

"Kader-kader menginginkan begitu. Ini menjadi satu hiburan bagi kader-kader yang ada di DKI Jakarta begitu juga yang ada di Nusantara karena mereka sudah berjuang. Memperjuangkan Prabowo Sandi dalam masalah calon Presiden dan Wakil Presiden," ungkapnya.

BACA JUGA : Jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta Belum Terisi, Hidayat Nur Wahid: Sewajarnya Diberikan kepada PKS

Sampai saat ini, ia masih menunggu janji dan komitmen partai Gerindra untuk memberikan jatah kursi Wakil Guburnur DKI Jakarta. 

Sebelumnya, juru bicara PKS, Ahmad Fathul Bari juga memertanyakan komitmen dari Gerindra terkait jatah kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Kami ingin menegaskan komitmen dari Gerindra. Pak Prabowo sering bilang isuk dele sore tempe, konsistensi pimpinan itu dipertanyakan apalagi yang beredar manuver yang kontra produktif," ujar Ahmad Fathul Bari dilansir melalui YouTube Kompas TV, Senin (30/12/2019).

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Fathul Bari saat ditemui di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).
Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Fathul Bari saat ditemui di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019). (Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda)
Halaman
12
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved