Banjir di Jakarta

Banjir di Jakarta: Respon Ahok Terhadap Kinerja Anies, Gugatan Warga dan Demo di Balai Kota

Banjir yang sempat melanda DKI Jakarta membuat warga kecewa. Menggugat dan mendemo Pemprov DKI hingga tanggapan Ahok

Banjir di Jakarta: Respon Ahok Terhadap Kinerja Anies, Gugatan Warga dan Demo di Balai Kota
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara. 

Adapun gugatan itu didaftarkan dengan nomor 27/Pdt.GS/Class Action/2020/PN.Jkt.Pst.

Dengan adanya gugatan itu, diharapkan Anies membayar uang kompensasi kerugian korban banjir sebesar Rp 42 miliar.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan tim hukum dari Biro Hukum untuk menghadapi gugatan 243 warga korban banjir Jakarta.

Selain itu, mereka kemungkinan juga akan memakai jasa tenaga ahli dari luar Pemprov DKI untuk menghadapi gugatan class action warga yang didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Kami sudah siapkan tim hukum dari dalam. Kalau memang perlu tenaga ahli, kami pakai tenaga ahli. Ahli apa yang kami perlukan, nanti kami panggil," ujar Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.

Yayan berujar, Biro Hukum akan mempelajari terlebih dahulu gugatan yang diajukan warga.

Jika jasa tenaga ahli dibutuhkan, Biro Hukum akan memakai tenaga ahli yang kompeten di bidang yang menjadi dasar gugatan warga.

"Mereka gugat apa, apa yang mereka minta ganti rugi, dasarnya apa, kerusakannya apa. (Berdasarkan hasil analisis substansi gugatan), oh ternyata kami perlu ahli yang bidangnya apa," kata dia.

Baca: Mengenal Wahyu Purwanto, Ipar Jokowi yang Akan Mencalonkan di Pilkada 2020

Menurut Yayan, Pemprov DKI sudah terbiasa menghadapi gugatan class action warga, termasuk soal banjir. Pemprov DKI pernah digugat soal banjir pada 2007 lalu.

Kala itu gugatan warga ditolak dan Pemprov DKI memenangi perkara tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Gugat Gubernur Anies, Korban Banjir Jakarta Mengaku Rugi hingga Rp 200 Juta

Massa Penentang dan Pendukung Gubernur Anies Baswedan Demo di Balai Kota Jakarta

Massa penentang dan pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbarengan menggelar demonstrasi di depan Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Menurut rencana, unjuk rassa digelar sekira pukul 14.00 WIB.

Dalam aksi nanti, massa yang kontra akan menyuarakan pendapat dan kekecewaan terhadap Gubernur Anies Baswedan.

Kendaraan taktis atau rantis milik kepolisian terparkir di halaman depan Balai Kota Jakarta, Gambir, Selasa (14/1/2020).
Kendaraan taktis atau rantis milik kepolisian terparkir di halaman depan Balai Kota Jakarta, Gambir, Selasa (14/1/2020). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Mereka menilai Anies gagal menangani banjir di ibu kota.

Sedangkan, massa pro Anies berasal dari organisasi massa Bang Japar arahan anggota DPD RI Fahira Idris.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, Selasa (14/1/2020) penjagaan di Balai Kota tampak diperketat.

 Pelajar Tawuran Hingga Masuk Mall di Depok, Polisi Razia Sekolah

 Sinopsis Drama India KASAM, Selasa 14 Januari 2020: Rishi dan Tanuja Makin Dekat?

Ratusan personel kepolisian tampak disiagakan di sekitar Balai Kota Jakarta.

Dua unit mobil lapis baja juga tampak terparkir di Jalan Medan Merdeka Selatan, tepatnya di depan Gedung Balai Kota Jakarta.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan, baik mengarah Stasiun Gambir maupun ke kawasan Patung Kuda Arjunawiwaha masih ramai lancar.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Jelang Demo, Massa Pro Anies Baswedan Gelar Apel di Halaman Balai Kota DKI Jakarta

500 Petugas Kepolisian Disiagakan Amankan Demo di Balai Kota

Polisi mempertebal pengamanan di sekitar Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020), menyusul massa penentang dan pendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Polisi mempertebal pengamanan di sekitar Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020), menyusul massa penentang dan pendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Sebanyak 500 personel kepolisian disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

"Kurang lebih 500 personel gabungan dari Polda, Polres, maupun Polsek kami kerahkan," ucap Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wiraga Dimas Tama, Selasa (14/1/2020).

Adapun aksi unjuk rassa ini sendiri akan digelar oleh dua kelompok massa yang pro dan kontra dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Pengamanan untuk kegiatan di Balai Kota ini memang sesuai pemberitahuan ada dua. Satu yang mendukung kegiatan yang dilakukan gubernur dan satu lagi memberikan masukan," ujarnya.

Tak hanya menyiagakan ratusan personel, sejumlah mobil lapis baja dan mobil water canon pun disiagakan di sekitar Gedung Balai Kota.

"Untuk pola pengamanan seperti biasa, kita lakukan sesuai protap. Ada water canon dan sebagainya," kata Wiraga.

500 Petugas Kepolisian Disiagakan Amankan Demo di Balai Kota

Ratusan petugas kepolisian dan mobil lapis baja itu sendiri disiagakan untuk memastikan aksi unjuk rasa yang akan dihelat siang ini dapat berjalan dengan lancar dan aman.

"Kita menjaga keamanan untuk unjuk rasa terjaga dan masyarakat tetap bisa berkegiatan seperti biasa," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Jelang Demo, Massa Pro Anies Baswedan Gelar Apel di Halaman Balai Kota DKI Jakarta

Sumber: (Kompas.com/TribunJakarta.com)

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved