Jumat, 29 Agustus 2025

FAKTA Sidang Lutfi Alfiandi: Alasan Bawa Bendera hingga Akui Disetrum dan Dipaksa Ngaku Lempar Batu

Lutfi Alfiandi (20), pemuda yang fotonya viral di media sosial karena membawa bendera merah putih saat unjuk rasa di Gedung DPR RI, menjalani sidang.

Penulis: Nuryanti
Editor: Ifa Nabila
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pelajar melakukan Aksi Tolak RKUHP di belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019). 

"Awalnya dapat broadcast dari media sosial tentang ajakan aksi unjuk rasa, ada juga di Instagram ramai," ujar Lutfi saat pemeriksaan di PN Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020), dikutip dari Kompas.com.

Setelah mendapat pesan itu, ia juga janjian dengan temannya yang bernama Beng-beng pada 30 September siang sekitar pukul 14.00 WIB.

"Beng-beng ajakin saya, lalu saya ke rumah dia dulu, baru berangkat sama-sama naik motor ke belakang DPR," kata Lutfi.

Ikut-ikutan Orasi

Ia melanjutkan, dirinya sempat mengaspirasikan pendapatnya di kawasan DPR.

Meski tak mengerti apa yang dirasakan, Lutfi mengaku hanya ikut-ikutan orator saat itu.

"Saya unjuk rasa tentang RKUHP (Rancangan Kitab Umum Hukum Pidana), ikut dengan cara mengikuti spontan yang ramai-ramai itu," ujarnya.

Dianiaya Penyidik

Dalam sidag tersebut, Lutfi Alfiandi mengatakan, dirinya dianiaya oleh oknum penyidik saat ia dimintai keterangan di Polres Jakarta Barat.

Lutfi membeberkan bahwa dirinya terus menerus diminta mengaku telah melempar batu ke arah polisi.

"Saya disuruh duduk, terus disetrum, ada setengah jam lah."

"Saya disuruh ngaku kalau lempar batu ke petugas, padahal saya tidak melempar," ujar Lutfi di PN Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020), dikutip dari Kompas.com.

Ia pun mengaku tertekan saat dipaksa mengaku oleh oknum penyidik tersebut.

Sebab, Lutfi mengatakan, dirinya tidak melempar batu ke arah petugas.

Namun, karena mendapat paksaan tersebut, ia akhirnya mengatakan, dirinya melempar batu.

Lutfi Alfiandi_2
Lutfi Alfiandi (20), pemuda yang fotonya viral sedang menggenggam bendera Merah Putih saat kerusuhan di kawasan DPR, Jakarta, September 2019, tak kuasa menahan tangis usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (8/01/2020) siang.
Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan