Pemkot Depok Minta Hotel dan Mal Tidak Rayakan Hari Valentine

Menjelang perayaan Valentine, Jumat (14/2/2020), Pemkot Depok menerbitkan imbauan agar pelajar tak merayakan Valentine.

Tribunnews/JEPRIMA
Penjual saat merapikan bunga mawar di pusat penjualan bunga Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu (12/2/2020). Menjelang hari kasih sayang atau Valentine tahun 2020 yang jatuh tiap 14 Februari permintaan bunga mawar di Pasar Rawa Belong mengalami peningkatan, pada hari biasa harga bunga mawar Rp 15.000 per tangkai dan Rp 40.000 per paket menjelang hari valentine harganya mencapai Rp 25.000 per tangkai, dan Rp 100.000 per paket. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Pemerintah Kota Depok meminta warganya menjauhi perayaan Hari Valentine yang biasa dirayakan setiap 14 Februari.

Menjelang perayaan Valentine, Jumat (14/2/2020), Pemkot Depok menerbitkan imbauan agar pelajar tak merayakan Valentine.

Imbauan diterbitkan pada Rabu (12/2/2020). Tak cukup imbauan kepada pelajar, Pemkot Depok juga merilis edaran sejenis kepada pejabat lokal hingga pengelola mal, Kamis (13/2/2020).

Edaran pertama hari ini diterbitkan Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK).

Surat bernomor 149/397-DPAPMK itu dilayangkan kepada camat dan lurah se-Kota Depok.

Dalam edaran itu, Kepala DPAPMK, Nessi Annisa Handari meminta agar lurah dan camat menyiapkan dua langkah "mewujudkan Kota Depok Ramah Keluarga serta membangun karakter bangsa yang berakhlak mulia dengan menghindari kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan norma agama, sosial dan budaya":

Baca: Karen Pooroe Sambangi Polres Jaksel, Ini yang Diharapkannya dari Arya Satria Claproth

"1. Menghimbau ketua RW dan RT di wilayah binaannya untuk melakukan imbauan kepada warganya agar tidak melaksanakan Valentine Day di lingkungannya masing-masing;

2. Melaksanakan pemantauan di wilayahnya masing-masing."

Edaran kedua meluncur dari kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata.

Kepala Dinas Wijayanto melayangkan edaran itu kepada pengelola hotel, mal, dan sanggar seni "dalam rangka menjunjung tinggi budaya asli Indonesia dan membangun karakter bangsa yang berakhlak mulia".

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemkot Depok Juga Minta Warga, Hotel, hingga Mal Tak Rayakan Valentine"

Berita Populer
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved