Wanita Muda Tanpa Busana Terkapar Berlumur Darah, Diduga Dirampok Teman Kencan Usai Bercinta
Perempuan muda ditemukan tekapar berlumur darah di sebuah kamar hotel, kawasan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perempuan muda ditemukan tekapar berlumur darah di sebuah kamar hotel, kawasan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (3/5/2020).
Wanita berusia 20 tahun tersebut diduga menjadi korban penganiayaan teman kencannya.
Peristiwa bermula saat korban dan pelaku berkenalan lewat aplikasi Michat.
Akhirnya korban dan pelaku bertemu, lalu memutuskan untuk kencan di hotel.
Baca: Minum 8 Gelas Air Mineral Saat Sahur dan Buka Puasa Bantu Sistem Metabolisme Tubuh Tetap Kuat
Korban dan pelaku datang bersamaan ke hotel tempat kejadian perkara.
Setelah mendapatkan kamar, keduanya pun melakukan hubungan badan.
"Jadi itu korban penganiayaan, wanita lagi check-in dengan laki-laki yang kenal lewat aplikasi michat," kata Kapolsek Tamansari, AKBP Abdul Ghafur, Senin (4/5/2020).
Baca: Pria di Bogor Benturkan Kepala Istrinya ke Tembok Karena Tidak Bisa Masak
Setelah berhubungan badan, pria teman kencan wanita tersebut berupaya merampok barang berharga korban.
Tak hanya itu, pelaku juga menganiaya korban dengan senjata tajam.
"Setelah main, kena rampok dan dianiaya ditusuk 12 kali," katanya.
Baca: Kakek Berusia 100 Tahun di Konawe Selatan Ditemukan Selamat Setelah Hilang Selama 2 Hari di Hutan
Beruntung, korban masih dalam kondisi selamat usai dianiaya pelaku.
Abdul menuturkan, pihak kepolisian masih memburu pelaku.
"Korban alami luka yang tidak terlalu parah. Sekarang korban sudah pulang ke rumah. Sementara itu, kami masih usaha ngejar pelakunya," katanya.
Ditemukan dalam keadaan tanpa berbusana
Saat ditemukan korban dalam keadaan tanpa busana.
Korban pertama kali ditemukan petugas hotel Minggu (3/5/2020) pukul 03.40 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari, Kompol Dicky Ferttofan mengatakan dari hasil pemeriksaan di tubuh korban, ditemukan 11 bekas luka tusukan senjata tajam.
Baca: Vidi Aldiano Ungkap Makna Mendalam di Balik Lirik Single Terbarunya Bertahan Lewati Senja
Pihaknya hingga kini masih memburu pelaku yang diduga sebagai dalang di balik kejadian tersebut.
"Motifnya masih didalami. Doakan saja semoga pelakunya segera tertangkap," kata Dicky kepada awak media, Senin (4/5/2020).
Receptionis tak dengar ada kegaduhan
Lokasi kamar lokasi tempat korban ditemukan letaknya bersebelahan dengan respsionis.
Anehnya petugas resepsionis di hotel melati tersebut tidak mendengar ada keributan hingga akhir korban ditemukan petugas hotel.
"Padahal lokasi kamarnya sebelahan dengan resepsionis. Masa tidak mendengar kejadian," kata Dicky.
Selain itu, polisi pun menyayangkan CCTV di hotel tersebut dalam kondisi mati.
Baca: Pandemi Corona, KBRI Imbau TKI di Malaysia Tak Pulang Kampung: Pemerintah Jamin Kebutuhan Pokok
Padahal polisi kerap mengimbau hotel-hotel disana untuk mengaktifkan CCTV agar memudahkan pegawai memantau aktifitas mencurigakan di dalam hotel.
Menurut Kompol Dicky Ferttofan, sejak kejadian seorang wanita terjatuh dari tangga karena efek obat bius, pihaknya sudah mengingatkan hotel-hotel melati di Mangga Besar, Tamansari agar mengaktifkan CCTV.
"Sejak beberapa minggu lalu kami sudah ingatkan hotel di sekitar situ agar menyalakan CCTV. Hal itu agar memudahkan pencegahan tindak kriminal di dalam hotel," ujar Dicky.
Namun kata Dicky, nyatanya CCTV hotel di kawasan Mangga Besar itu mati ketika tindak kriminal terjadi.
Hal itu menyulitkan polisi untuk melihat wajah pelaku dan mengejar pelaku. (tribunnews.com/ tribunjakarta.com/ wartakota).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pemuda-nekat-perkosa-nenek-51-tahun-di-lampung.jpg)