Breaking News:

Pelecehan Seksual

Cabuli Anak di Bawah Umur, Russ Albert Medlin Terancam 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 5 Miliar

Dari tangan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di kediaman pelaku. Di antaranya, laptop, handphone hingga uang tunai mata uang dollar

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Pelaku kejahatan seksual 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Buronan internasional Federal Bureau of Investigation (FBI) bernama Russ Albert Medlin ditangkap usai melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Pelaku pun terancam dipenjara selama 15 tahun dan denda Rp 5 milliar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan pelaku disangkakan melanggar pasal 76 junto pasal 81 UU nomor 35 tahun 2014 ini perubahan UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Kita persangkakan di pasal 76 junto pasal 81 uu nomor 35 tahun 2014 ini perubahan UU 23 tahun 2002, ancaman 5 tahun paling singkat dan paling lama 15 tahun penjara dengan denda Rp 5 miliar," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (16/6/2020).

Dari tangan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di kediaman pelaku. Di antaranya, laptop, handphone hingga uang tunai mata uang dollar ataupun rupiah.

Baca: Tak Hanya Cabuli Anak di Bawah Umur, Buronan FBI Juga Rekam Adegan Hubungan Intimnya

Baca: Cabuli Anak di Bawah Umur, Buronan FBI Russ Albert Medlin Ditangkap Polisi

"Kemudian di dalami yang bersangkutan ada beberapa barang bukti yang berhasil kita amankan termasuk laptop-laptop handhpone di kediaman, ada uang tunai 6,3 juta juga ada juga 20 ribu dolar ada uang tunai Rp 60 juta," ungkapnya.

Di sisi lain, Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat itu disebutkan telah berada di Indonesia sejak 2019 lalu.

"Dilakukan pendalaman siapa yang bersangkutan oleh tim penyidik, ternyata yang bersangkutan adalah dari hasil paspor memang yang bersangkutan memang dia sejak tahun 2019 masuk Indonesia," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap buronan internasional Federal Bureau of Investigation (FBI) bernama Russ Albert Medlin di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Diduga, pelaku kerap melakukan perbuatan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.

Kejadian bermula saat kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya anak perempuan keluar-masuk dari dalam rumah Russ Albert. Saat itu, kepolisian pun menyelidiki kasus tersebut.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved