Breaking News:

Anies Izinkan Reklamasi Ancol, DPRD minta Lahan Jatah Pemprov Dibangun Rusun untuk Nelayan

"Jika gubernur peduli kualitas kehidupan masyarakatnya, maka akan terwujud rusun untuk nelayan," ucap Justin

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Justin Adrian Untayana, anggota DPRD DKI Jakarta dari partai PSI. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi D di DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian menuntut Gubernur DKI Anies Baswedan mendirikan minimal 4.000 unit rusun bagi nelayan di atas tanah reklamasi perluasan kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Diketahui, Anies Baswedan mengizinkan penerbitan perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol seluas 155 hektare (ha).

Baca: Anies Setujui Izin Reklamasi Ancol 155 Hektare di Atas Teluk Jakarta, 20 Hektare Sudah Jadi Daratan

Izin itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 237 Tahun 2020 tentang pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) seluas 35 hektare, dan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol 120 hektare.

"Jika gubernur peduli kualitas kehidupan masyarakatnya, maka akan terwujud rusun untuk nelayan. Tapi, kalau tidak ada niat membantu rakyat, saya rasa beliau akan memberikan banyak alasan," kata dia saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2020).

Dalam Kepgub tersebut, termaktub sejumlah ketentuan.

Salah satunya kewajiban PT Pembangunan Jaya Ancol selaku pengembang untuk menyerahkan 6 hektare tanah hasil reklamasi kepada Pemprov DKI.

Tapi soal pengaturan penggunaan lahan dan siapa yang melakukan pembangunan belum diatur lebih lanjut.

Atas hal itu, politikus PSI ini meminta Anies memanfaatkan lahan tersebut untuk membangun kompleks terpadu, dimana di dalamnya terdiri dari rusun, pasar, sekolah dan fasilitas kesehatan bagi nelayan.

Mengingat kata dia, masih ada ribuan warga Jakarta yang hidup tidak layak dengan lingkungan tidak sehat.

Halaman
12
Berita Populer
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved