Breaking News:

Virus Corona

Kronologis Warga Usir dan Memaki Petugas Medis Berpakaian APD di Cikarang

Hendra menjelaskan, atas dasar itu warga menolak proses pemakaman dilakukan sesuai protokol Covid-19.

Via Warta Kota
Warga menolak petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) di sekitar tempat tinggalnya, di Desa Tanjung Sari, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Gambar diambil dari video yang beredar di media sosial. (Istimewa). 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Polres Metro Bekasi menjelaskan kronologi warga usir petugas medis berpakaian APD (alat pelindung diri) di wilayah Desa Tanjung Sari, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi,

Sebelumnya beredar video yang memperlihatkan warga mengusir petugas medis berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap di Desa Tanjung Sari, yang viral di pesan berantai WhatsApp.

Warga menghardik hingga mendorong petugas medis itu untuk pergi dari wilayah tempat tinggalnya.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan sebelumnya ada pasien meninggal yang merupakan tokoh agama setempat berinisal A.

Pasien itu dirawat selama enam hari di RSUD dan dinyatakan meninggal dunia.

Baca: Warga Malang Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah Lalu Menciumnya

Penyebab pasien meninggal itu mengarah ke virus corona atau Covid-19.

Akan tetapi belum dapat dipastikan karena lebih dulu meninggal dunia sebelum hasil pemeriksaan keluar.

"Dari riwayat penyakit warga mengetahui bahwa yang bersangkutan atau almarhum memiliki riwayat diabetes dan jantung," kata Hendra ketika dikonfirmasi, Senin (10/8/2020).

Hendra menjelaskan, atas dasar itu warga menolak proses pemakaman dilakukan sesuai protokol Covid-19.

Warga meminta proses pemakaman dilakukan di pemakaman umun biasa tidak dimakam khusus Covid dan minta disalatkan di rumah.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved