Terancam Putus Sekolah, Aditya Sudah 6 Bulan Tak Masuk Sekolah, Tak Punya HP untuk Belajar Online
Siswa kelas VII SMP Negeri 286 itu mengaku sampai tidak dapat ikut Ulangan Tengah Semester lantaran tidak punya smartphone.
Editor:
Hasanudin Aco
Walhasil pihak sekolah mendatangi rumah Adit di RT 10/07 Nomor 41, Jalan Cempaka Bawah, Kota Bambu Utara, Palmerah untuk mengkonfirmasi ketidak hadiran Adit.
"Jumat (23/10/2020) lalu dari pihak sekolah datang kesini karena saya tidak ikut sekolah daring dan ulangan," jelas Adit.
Menurut Adit, saat itu ayahnya pun sudah menjelaskan bahwa kondisi ekonomi keluarganya terhimpit lantaran Pandemi Covid-19.
Pihak sekolah pun tidak dapat berbuat banyak atas kesulitan yang dihadapi Adit. Mereka berharap orang tua mengupayakan untuk membelikan Adit smartphone agar bisa kembali sekolah.
"Katanya kalau bisa harus beli smartphone biar bisa terus belajar," ungkap Aditya.
Aditya bukan tidak ingin belajar.
Penyuka mata pelajaran IPA itu hanya tidak memiliki pilihan lain setiap kali melihat kondisi keuangan keluarganya.
Bocah yang bercita-cita menjadi Polisi itu hanya pasrah jika tidak dapat lanjut sekolah karena tak memiliki smartphone.
"Enggak tahu harus bagaimana. Pasrah saja," kata Adit lesu. (m24)