Breaking News:

UU Cipta Kerja

Hari Ini BEM SI Kembali Demo Tuntut Pembatalan UU Cipta Kerja, 1.000 Mahasiswa Turun ke Jalan

Diperkirakan bakal ada 1.000 mahasiswa gabungan baik dari DKI Jakarta maupun wilayah sekitarnya yang turun ke jalan dalam aksi hari ini.

Tribunnews/Jeprima
Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019). Dalam aksinya, BEM SI meminta seluruh mahasiswa untuk memastikan 5 tahun kepemimpinan Joko Widodo-Maruf Amin berpihak pada rakyat dan kemanusiaan. BEM SI juga akan mengingatkan ada agenda dan janji yang belum dituntaskan oleh Jokowi pada masa pemerintahan sebelumnya. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menyampaikan pendapat di muka umum, tepat di Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020, pukul 13.00 WIB.

Diperkirakan bakal ada 1.000 mahasiswa gabungan baik dari DKI Jakarta maupun wilayah sekitarnya yang turun ke jalan dalam aksi hari ini.

Mereka masih membawa tuntutan yang sama, yakni meminta Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang - Undang (Perppu) untuk membatalkan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) demo tolak UU Cipta Kerja kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020)
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) demo tolak UU Cipta Kerja kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020) (Tribunnews.com/ Danang Triatmojo)

"Aliansi BEM Seluruh Indonesia menyatakan akan kembali turun aksi untuk mendesak Presiden RI segera mencabut UU Cipta Kerja, dalam perjuangan yang akan kami teruskan dengan momentum 28 Oktober, bertepatan dengan Sumpah Pemuda," kata Koordinator Pusat BEM SI Remy Hastian dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10/2020).

BEM SI kembali menyuarakan narasi #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan DPR RI yang dinilai sama sekali tak berpihak pada kepentingan rakyat.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020). Mereka menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada 5 Oktober 2020. Tribunnews/Jeprima
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020). Mereka menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada 5 Oktober 2020. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Aliansi mahasiswa disebut akan terus menggelar Sidang Rakyat terhadap permasalahan negeri yang belum atau enggan dituntaskan pemerintah.

"BEM SI tetap menguatkan narasi #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan wakil rakyat yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat karena sampai saat ini belum merealisasikan tuntutan yang disampaikan mahasiswa," tuturnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved