Breaking News:

Polisi Dalami Grup WA Sumber dari Video Azan yang Berisi Seruan Jihad

Polisi akan mendalami grup WhatsApp (WA) bernama FMCO News (Forum Muslim Cyber One). 

Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus merilis penangkapan pelaku penyebar video azan seruan jihad di media sosial, Kamis (3/12/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya akan mendalami grup WhatsApp (WA) bernama FMCO News (Forum Muslim Cyber One). 

Pendalaman akan dilakukan sebab pria berinisial H yang merupakan tersangka penyebaran video azan berlafaz jihad mendapatkan video dari grup WA tersebut. 

"Motifnya dia (H) hanya untuk menyebarkan saja, karena itu kami masih dalami apa grup itu. Modusnya memang masuk ke grup WA FMCO News kemudian dia menemukan unggahan video yang ada di grup tersebut itulah yang dia menyebarkan secara masif dan pertama," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Selain mendalami grup WA tersebut, Yusri mengatakan pihaknya juga mendalami peran H di dalam grup itu. 

Baca juga: Penyebar Video Azan Jihad Ditangkap di Cakung, Polisi Khawatir Umat Islam Terprovokasi

Pun demikian dengan tujuan H menyebarkan video secara masif masih didalami penyidik.

Sebab, kata Yusri, video tersebut membuat kegaduhan di masyarakat. 

"Kami masih dalami apa grup itu, kemudian apa perannya di grup itu maksud dan tujuan dia menyebarkan secara masif untuk apa ini masih kita dalami," kata dia.

"Masih kami dalami semua, masih kami profiling karena ini kan sudah membuat kegaduhan di masyarakat," tandasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap pria berinisial H yang diketahui menjadi penyebar video berlafaz jihad di akun Instagram-nya @hashophasan secara masif. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pria tersebut menyebar video azan dengan ada unsur pengubahan kalimat dari 'hayya' ala ashaa-ashala' yang diganti dengan 'hayya' ala jihad'.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved