Minggu, 31 Agustus 2025

Aksi 1812

Polisi Berpakaian APD Lengkap Siaga di Patung Kuda Jelang Aksi 1812

Jelang Aksi 1812 di Istana Negara, situasi di Patung Kuda sudah tampak didatangi oleh massa aksi.

Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
Tribunnews.com/Reza Deni
Polisi Berpakaian APD Lengkap Siaga di Patung Kuda Jelang Aksi 1812 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang Aksi 1812 di Istana Negara, situasi di Patung Kuda sudah tampak didatangi oleh massa aksi.

Aparat gabungan TNI-Polri juga berjaga di masing-masing posnya. Mereka memasang tenda darurat di sisi jalan.

Pantauan di lokasi, ada sebagian polisi yang berjaga mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan masker. Mereka bersiaga di patung kuda.

Sementara itu, akses jalan menuju Istana Negara juga belum ditutup, meski terlihat massa aksi mulai berdatangan.

Diketahui, Persaudaraan Alumni 212 memastikan Aksi 1812 yang berlangsung hari ini tetap akan digelar di Istana Negara siang nanti, meskipun Polda Metro Jaya tak memberikan izin untuk aksi tersebut.

Slamet Ma'arif selaku Ketua PA 212 mengatakan itu, dengan membagikan poster yang menunjukkan aksi menuntut pembebasan Habib Rizieq itu tetap digelar.

Baca juga: Water Cannon Siaga Jelang Aksi 1812 di Kawasan Patung Kuda

Menurutnya, polisi seharusnya melindungi aksi besok.

"Bukan dihalang-halangi," kata Slamet saag dihubungi, Kamis (17/12/2020).

Hal senada juga dikatakan oleh Wasekjen PA 212 Novel Bamukin. Dia mengatakan tak pernah dalam masanya demo tak diberikan surat izin.

"Dalam prosedur pelaksaan demo, tidak ada yang namanya izin, namun hanya membrikan surat pemberitahuan," pungkas Novel.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya tak mengeluarkan izin atau Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait rencana Aksi 1812 yang digelar oleh gabungan ormas Islam ANAK NKRI.

"Ya tidak mengeluarkan izin tidak dikeluarkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Yusri menyebut polisi bakal melakukan upaya preventif agar tidak ada kerumunan di ibu kota. Pasalnya, Aksi 1812 berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

"Preventif kita mulai dari bekasi dari daerah kita sampaikan kalau ada kerumunan massa. Kita sampaikan tidak boleh ada kerumunan. Operasi kemanusiaan yang akan kita lakukan," lanjut Yusri.

Selain itu, Polda Metro juga akan menurunkan personel di lapangan.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan