Breaking News:

Hari Keempat PPKM, Jumlah Penumpang KRL Turun 5 Persen

sejak adanya PPKM pada 11 Januari 2021 jumlah penumpang KRL menurun 5 persen dalam tiga hari pemberlakuan kebijakan tersebut.

Tribunnews/Jeprima
Calon penumpang menunggu kedatangan kereta Commuter Line (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2021). Operator melakukan pembatasan jam operasional KRL mulai pukul 04.00 WIB hingga 22.00 WIB seiring dengan diberlakukannya masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2020 guna menekan penyebaran Covid-19. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki hari keempat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), KAI Commuter mencatat jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) berkurang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, sejak adanya PPKM pada 11 Januari 2021 jumlah penumpang KRL menurun 5 persen dalam tiga hari pemberlakuan kebijakan tersebut.

"Pada 11-13 Januari 2021, penumpang KRL berjumlah 1.083.360 orang atau turun 5 persen dibandingkan pada 4-6 Januari 2021 yang mencapai 1.138.175 orang," ucap Anne dalam keterangannya, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Hari Pertama Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Jumlah Penumpang KRL Turun 13 Persen

Anne juga menyebutkan, KAI Commuter mulai 11 Januari 2021 melakukan penyesuaian operasional perjalanan KRL menjadi pukul 04.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Selain itu, lanjut Anne, tren volume penumpang pada masa PPKM ini masih terkonsentrasi pada pagi hari mulai pukul 07.00-08.00 WIB, namun jumlahnya berkurang.

"Sementara pada sore hari, kepadatan penumpang KRL berpusat pada pukul 17.00-18.00 WIB. Kami juga mengajak penumpang untuk merencanakan perjalanannya agar terhindar dari potensi kepadatan saat menggunakan KRL," kata Anne.

Lebih lanjut Anne mengatakan, selama pandemi Covid-19 KAI Commuter telah melakukan protokol kesehatan yang ketat dimulai dari mewajibkan penumpang KRL menggunakan masker, menjaga jarak saat di dalam KRL, pengecekan suhu tubuh, melakukan penyekatan sebelum naik KRL, dan pembatasan kapasitas 74 orang per kereta.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh penumpang KRL untuk bekerja sama menekan penyebaran Covid-19 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan saat beraktivitas diluar rumah," kata Anne.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved