Breaking News:

Virus Corona

Pemprov DKI Batal Pangkas Ukuran Makam Covid-19, Ini Sejumlah Alasannya

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota batal memangkas ukuran liang lahad untuk pemakaman dengan protokol Covid-19.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Pemakaman jenazah dengan protap Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota batal memperkecil atau memangkas ukuran liang lahad untuk pemakaman dengan protokol Covid-19.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Ivan Murcahyo mengatakan, standar ukuran petak makam 2,5 x 1,5 meter persegi tak bisa lagi dikecilkan.

Apabila dikecilkan, dikhawatirkan bakal menyulitkan petugas saat prosesi pemakaman.

"Kalau mengecilkan petak makam enggak mungkin, pertama menyulitkan kita, petugas untuk melakukan prosesinya karena ada yang turun untuk muslim," ucapnya, Senin (1/2/2021).

"Kalau dikecilkan enggak pantas saya rasa," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Ukuran Makam Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus Diperkecil, Berikut Penjelasan Wagub DKI

Selain itu, Ivan mengaku tak mau pihak keluarga korban Covid-19 melayangkan protes bila ukuran makam dikecilkan.

"Bingung nanti, kok petak keluarga saya lebih kecil, padahal mah enggak benar itu," ujarnya saat dikonfirmasi.

Lantaran tak mau diprotes, Ivan menegaskan, pihaknya tak akan memangkas ukuran liang lahad.

Untuk mengatasi krisis lahan pemakaman, Dinas Pertamanan lebih memilih mengoptimalkan lahan yang ada.

"Paling memungkinkan itu kami mengoptimalkan lahan-lahan untuk bisa difungsingkan lebih banyak untuk perpetakan makam," tuturnya.

Baca juga: Sejumlah Makam di TPU Semper Cilincing Terendam Banjir, Begini Kondisinya 

Halaman
123
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved