Hari Pers Nasional 2021
Atal S Depari: Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Apresiasi untuk Bupati/Walikota yang Peduli Kebudayaan
Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2021, bersama Presiden RI Joko Widodo, secara daring bakal dilaksanakan pada hari Selasa (9/2/2021) pagi.
Editor:
Toni Bramantoro
"Strategi dan kinerja bupati dan walikota penerima penghargaan ini, menggunakan dua pendekatan masa normal dan masa pandemi. Sementara itu, pada anugerah tahun sebelumnya, 2016 dan 2020, para bupati/walikota hanya menggunakan satu pendekatan, masa normal," papar Yusuf Susilo Hartono.
Pandemi Covid-19 yang tengah melanda umat manusia di seluruh muka bumi termasuk Indonesia, hingga saat ini hampir setahun, banyak sekali cara hidup (sebagai salah satu inti kebudayaan) yang terderupsi.
Yang dulu ada sekarang hilang, lalu muncul hal-hal baru yang dulu tidak pernah terbayangkan.
"Memang, pandemi telah memporak-porandakan kebudayaan lama yang berbasis dunia "nyata" (benda dan tak benda). Tapi pandemi pula yang telah mendorong umat manusia semakin memperkuat dan menciptakan budaya baru, "maya" (tapi nyata), berbasis teknologi dan kecerdasan buatan," ujarnya.
Mencermati perkembangan yang ada, terutama menguatnya budaya maya yang akan mempengaruhi cara hidup manusia hari ini dan masa depan, Yusuf menegaskan bahwa Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2022 bakal melakukakan pembaruan.
Untuk itu, guna menjaring berbagai masukan, menurut rencana pasca-HPN akan digelar "silaturahmi virtual" yang melibatkan para penerima Anugerah Kebudayaan PWI 2016, 2020, dan 2021, budayawan, akademisi, pemerintah pusat, dan pihak terkait lainnya.