Breaking News:

Sejumlah Titik di Jakarta Tergenang Banjir, LAPAN Ingatkan Hujan Lebat di DKI sampai 20 Februari

LAPAN mengatakan hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi dalam dua hari kedepan di wilayah Jabodetabek.

ist
Banjir setinggi 50 cm di Jl. Perindustrian dekat HKBP Sutoyo, Kelurahan Kebon Pala, Kec. Makassar, Jakarta Timur, Jumat (19/2/2021) 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah titik lokasi di DKI Jakarta dilaporkan terendam banjir setelah diguyur hujan berintensitas tinggi.

Banjir tersebut dipicu intensitas curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi sejak Kamis (18/2/2021) malam.

Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya melaporkan sejumlah wilayah yang tergenang banjir pada pagi ini, di antaranya:

- Banjir 50 cm di depan Pasar Jagal Buncit, Jl Kemang Utara 9, Jakarta Selatan, sementara lalin dialihkan.

- Banjir 40-50 cm di depan Kemenhan Jl DI Panjaitan, Jakarta Timur, bagi kendaraan sejenis sedan diimbau agar tidak melintas.

- Banjir depan rumah RW 10, Kebon Pala, Makassar, Jakarta Timur setinggi 30 cm.

Baca juga: Waspada, Pintu Air Sunter Hulu Siaga 2, Sejumlah Wilayah Ini Berpotensi Banjir

Baca juga: Usai Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Titik di Jaktim Tergenang Banjir, Tinggi Air Hingga 50 Cm

- Banjir 100 cm di Terowongan Exit Tol Kalimalang, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis ranmor.

- Banjir di Jl Perindustrian dekat HKBP Sutoyo, Kelurahan Kebon Pala, Kec. Makassar, Jakarta Timur setinggi 50 cm.

- Banjir di Kolong Tol Cawang (arah ke Tanjung Priok), sementara seluruh kendaraan sejenis sedan dialihkan ke Tol Semanggi tingi 60-70 cm.

- Banjir 20 cm di Jl Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

- Banjir 20-30 cm di sekitar Stasiun Tebet, Jakarta Selatan.

- Banjir di Jalan Rawadas, sekitaran bantaran BKT Pondok Kopi, Jakarta Timur tinggi 20 cm.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini Jumat 19 Februari 2021, BMKG: Depok, Bogor, Bekasi Hujan

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini hujan ekstrem yang akan berlangsung pada 18-19 Februari 2021 di Jakarta.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) juga telah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai terjadinya hujan yang dikategorikan ekstrem ini.

Dr. Erma Yulihastin, Peneliti Sains Atmosfer pada Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer LAPAN, mengatakan hujan berintensitas tinggi akan terjadi dalam dua hari ke depan di wilayah Jabodetabek.

Ia menyebut, hujan ekstrem mulai terjadi di kawasan Jakarta sejak Kamis (18/2/2021) pukul 23.00 WIB.

Pada Jumat (19/2/2021) pagi hingga sore, intensitas akan berkurang, namun hujan dalam skala meso atau luas akan persisten terjadi sepanjang hari hingga pukul 17.00 WIB di kawasan Jakarta dan sekitarnya, tambahnya.

Pada sore hari, hujan juga akan terbentuk di kawasan Bogor dan sekitarnya dan menjalar ke utara menuju Jakarta dengan peningkatan intensitas hujan akan kembali terjadi menjelang tengah malam pukul 23.00 WIB.

Hujan di Jakarta bahkan masih akan terjadi hingga pukul 04.00 WIB pada tanggal 20 Februari 2021.

"Hujan ekstrem dinihari ini sangat erat dipengaruhi oleh penguatan CENS dan angin utaraan di Laut Jawa yang bersifat sangat lembap," ungkap LAPAN melalui laman resminya.

Lapan mengingatkan agar semua pihak selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir besar yang dapat terjadi pada 19-20 Februari secara luas di Jadetabek, sebagaimana yang pernah terjadi pada 1 Januari 2020.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai terjadinya hujan yang dikategorikan ekstrem ini.
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai terjadinya hujan yang dikategorikan ekstrem ini. (LAPAN.go.id)

(Tribunnews.com/Tio)

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved