Penembakan di Cengkareng
Oknum Polisi Beraksi Seperti Koboy Tembak Prada Martinus, Kini Dua Anaknya Jadi Yatim
Anggota TNI AD yang ditembak oknum polisi di Cengkareng bernama Praka Martinus Riski Kardo Sinurat (30).
Editor:
Hendra Gunawan
"Ijinnya kafe, tapi memang dia kecenderungan pas kami lihat ada semacam restoran seperti itu. Jadi sudah kami tindak dua kali, cuma membandel itu," ungkapnya dikonfirmasi.
Sementara warga sekitar Mirza mengaku sering mendengar suara musik dangdut dari dalam Kafe RM yang menjadi lokasi penembakan oknum polisi. Kafe itu selalu ramai setiap malam hari.
Mirza mengatakan tidak mengetahui persis kejadian penembakan itu.
Namun ia memang sempat mendengar suara tembakan sebanyak satu kali.
"Tapi saya enggak berani keluar karena takut," terangnya ditemui Kamis (25/2/2021).
Kemungkinan kata Mirza, keributan itu terjadi di lantai dua kafe.
Sebab, kafe itu sepengetahuannya selalu dikunjungi pengunjung meski pemberlakukan PSBB sudah berjalan.
Setiap pukul 00.00 WIB, kafe itu selalu ramai dikunjungi orang.
Mirza sendiri tidak tahu persis bangunan yang terletak di Jalan Lingkar Luar Barat itu lokasi apa.
Sebab tidak ada papan nama di depan kafe tersebut.
Ia hanya tahu bahwa dari dalam kafe itu selalu terdengar suara musik dangdut.
"Enggak tahu ini tempat apa. Tapi kalau malam sering ada suara dangdutan," bebernya.
Baca juga: Wanita Mengaku Mertua Manik Korban Penembakan Oknum Polisi Menangis : Dia Kerampokan Pak
Pantauan Wartakotalive.com memang tidak ada satupun papan nama di kafe tersebut. Hanya ada spanduk di dalam kafe yang bergambar alkohol.
Sebuah tulisan RM di spanduk itu terlihat sudah tersobek.
Diketahui sebelumnya tiga orang tewas tertembak di sebuah kafe di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis (25/2/2021) dini hari.