Breaking News:

Harga Cabai

Harga Cabai Membumbung, Tukang Tahu Gejrot Kurangi Level Kepedasan Dagangannya

Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional maupun pasar induk di Jabodetabek berkisar di harga Rp 120.000 hingga 140.000 per kilogram. 

Kompas Travel
Ilustrasi tahu gejrot 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lonjakan harga cabai merah yang gila-gilaan tidak hanya dirasakan oleh para pedagang sayur eceran. Pedagang tahu gejrot keliling juga mengeluhkan hal serupa.

Seperti diutarakan Dudung (36), pedagang tahu gejrot keliling yang biasa berdagang di kompleks Griya Pamulang 2, Tangerang Selatan.

Dudung sejak beberapa hari terakhir mengeluhkan tingginya harga cabai rawit yang memaksa dirinya mengurangi tingkat kepedasan tahu gejrot dagangannya ke pelanggan.

Dudung mengaku tak ada pilihan selain mengurangi jumlah cabai di setiap pesanan tahu gejrot. Dia tak punya pilihan lain dan takut apabila menaikkan harga malah ditinggal oleh pelanggan.

Baca juga: Cabai Rawit dan Ikan Segar Dorong Inflasi Februari 2021

"Pusing Bang, saya sampai ngurangin jumlah cabenya kalau ada yang pesan. Paling maksimal cabe rawit saya kasih tiga biji, sisanya campur rawit ijo," ujarnya kepada Tribunnews, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Cimanggis Capai Rp 120 Ribu per Kilogram 

"Kalau dinaikkan harga tahu gejrotnya malah saya yang ditinggal pelanggan. Penginnya sebelum bulan puasa udah normal lagi harganya," lanjut Dudung.

Omset Turun

Sebagai pedagang tahu gejrot yang terkenal dengan rasa pedasnya yang menggugah selera, Dudung mengaku sudah dua pekan ini mengalami penurunan omzet.

Karena tak bisa menyediakan tingkat kepedasan seperti saat harga cabai stabil, Dudung pasrah dan menunggu hingga harga cabai rawit kembali normal.

"Semoga cepet normal dan stabil lagi harga cabainya.Karena mungkin mulai masuk bulan puasa kan April, jadinya harga sembako juga biasanya naik," ujar Dudung.

"Saya sendiri mengalami penurunan omzet udah dua minggu ini, mudah-mudahan cepet normal lagi dan pelanggan juga bisa merasakan pedas yang hot lagi," tuturnya sambil berharap harga cabai kembali normal.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved