Senin, 1 Juni 2026

Pembunuhan Berantai di Bogor

Apa Kabar Kasus Pembunuhan Berantai di Bogor ? Polisi Segera Rekonstruksi dan Periksa Kejiwaan Rian

Pengusutan kasus pembunuhan berantai dua wanita muda di Bogor terus berlanjut, polisi akan segera malakukan rekonstruksi hingga periksa kejiwaan Rian.

Tayang:
Lingga Arvian Nugroho/Tribun Bogor
Tersangka MRI (21) pelaku pembunuhan 2 perempuan muda di Bogor menunjukan wajah tenang saat digiring petugas di Mapolres Bogo, Kamis (11/3/2021). 

Tidak hanya itu, Polresta Bogor Kota juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri terkait pengenaan pasal yang disangkakan.

Tersangka MRI (21) pelaku pembunuhan siswi SMA di Kota Bogor yang mayat dimasukan plastik di cilebut
Tersangka MRI (21) pelaku pembunuhan siswi SMA di Kota Bogor yang mayat dimasukan plastik di cilebut (Lingga Arvian Nugroho)

Heboh Pembunuhan Berantai di Bogor, Korbannya Siswi SMA dan Janda Muda

Kasus pembunuhan terhadap dua perempuan yang dilakukan MRI terungkap setelah ditemukannya mayat perempuan janda muda berinisial EL (22) di tepi jalan di Desa Pasir Angin Gunung Geulis, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Rabu (10/3).

Polisi kemudian menangkap MRI di dekat rumahnya di Desa Susukan Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor pada Kamis (11/3).

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan Polisi, diketahui sebelumnya MRI juga pelaku pembunuhan terhadap siswi SMA berisial DP (17) yang mayatnya ditemukan warga terbungkus kantong plastik di Cilebut Kabupaten Bogor, pada Kamis (25/2).

Pengakuan Mengejutkan Pembunuh Berantai di Bogor

Sebelumnya, MRI alias Rian (21) tersangka pembunuhan berantai di Bogor, membuat pengakuan mengejutkan dengan menyatakan dirinya membenci wanita.

Rian mengaku bahwa kebenciannya terhadap perempuan adalah motif utama dirinya membunuh dua korbannya.

Pengakuan Rian itu dicuplik TribunnewsBogor.com dalam sebuah video berdurasi singkat yang beredar di media sosial.

"Kenapa kamu bunuh ?" tanya perekam.

"Saya benci sama perempuan," akui Rian dengan wajah tenang.

Lebih lanjut, Rian pun mengaku awal perkenalannya dengan dua korbannya itu melalui media sosial.

Mengenai detik-detik pembunuhan, Rian mengurainya mulai dari proses membunuh, hingga saat membawa mayat tersebut untuk kemudian dibuang.

Ditanyai dengan nada tinggi, Rian pun mengaku merasa berdosa setelah membunuh dua korbannya.

Namun, ucapan tersebut disampaikan Rian dengan wajah tanpa ekspresi berdosa.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved