Breaking News:

Sudah Sepekan Kebakaran di Gunungputri Belum Juga Padam, Asap Terus Mengepul 

Kebakaran tumpukan limbah ban bekas di Desa Bojongnangka, Kabupaten Bogor sudah sepekan lebih tak kunjung padam. 

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Petugas pemadam kebakaran (damkar) berjibaku memadamkan kebakaran limbah ban bekas di Jalan Raya Bojongnangka, Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor 

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGPUTRI - Kebakaran tumpukan limbah ban bekas di Desa Bojongnangka, Kabupaten Bogor sudah sepekan lebih tak kunjung padam. 

Terhitung penanganan kebakaran oleh petugas damkar kini sudah memasuki hari ke-8 sejak kebakaran mulai terjadi pada 19 April 2021 lalu.

"Belum padam," kata Komandan Sektor Damkar Cileungsi Hendra saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: 8 Remaja di Bogor Jadi Tersangka Usai Perang Sarung yang Akibatkan Tiga Korban Luka 

Imbas dari kebakaran ini, akses Jalan Raya Bojongnangka di area itu untuk sementara ditutup demi memudahkan aksesibilitas truk Damkar yang mencapai 7 unit setiap harinya ditambah 1 unit alat berat.

Warga yang biasa melintasi jalan tersebut dari arah Citeureup menuju Cikeas sementara harus melewati jalan memutar.

"Pengalihan akses jalan utama warga harus memutar jauh ke Jalan Cikuda untuk menuju Gunungputri atau arah Cikeas," tambah Sekretaris Desa Bojongnangka, Muhidin, Selasa.

Baca juga: Letkol Laut Irfan Suri Dikenal Pemberani Karena Pernah Menangkap Maling di Kompleks Rumahnya

Kebakaran area tumpukan ban bekas seluas 1,5 hektare ini menimbulkan asap mengepul sampai berhari-hari.

Meski begitu, kata Muhidin, belum ada warga yang melapor mengalami gangguan pernapasan akibat kebakaran tersebut.

"Untuk laporan warga terkena dampak seperti sesak napas belum ada yang melaporkan ke Pemdes," kata Muhidin.

Diketahui, lokasi kebakaran ini berupa area tumpukan ban bekas berada di lahan kosong yang ditumbuhi pepohonan dan agak jauh dari pemukiman penduduk.

Pepohonan dan ilalang yang tumbuh di lokasi turut hangus imbas kejadian ini.

Baca juga: Tawuran Perang Sarung di Leuwiliang Bogor, Polisi: Video yang Beredar Hoax

Pascakebakaran hari pertama, lokasi kebakaran tumpukan ban bekas ini berubah menjadi tumpukan kawat hitam disertai sisa-sisa karet setinggi sekira 1 meter.

Petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api karena faktor angin yang terus berhembus ditambah material karet yang sulit dipadamkan saat terbakar.

Menurut pihak kepolisian, api mulai membakar tumpukan ban ini pasca adanya sambaran petir yang membakar pepohonan di area tersebut.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Sudah Sepekan Kebakaran di Gunungputri Bogor Belum Juga Padam, 7 Unit Damkar Dikerahkan Setiap Hari

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved