Virus Corona

Bagikan Bantuan, Menhub dan Kakorlantas Ungkap Peran Penting Pengemudi Ojol Selama PPKM Darurat

Istiono juga menjelaskan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) ojol sudah diurus perusahaan ojol.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasanudin Aco
Ist
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono membagikan bantuan kepada pengemudi ojek online (Ojol) di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/7/2021). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono membagikan bantuan kepada pengemudi ojek online (Ojol).

Pemberian bantuan dalam bentuk Sembako tersebut dibagikan Menhub bersama Kakorlantas di Basecamp Asosiasi Ojek Online Garda dan Tekab Jalan Raya Kodam Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/7/2021).

Kakorlantas mengungkap pengendara ojek online (Ojol) berperan penting selama Pemberlakuan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung 3-20 Juli 2021.

Meskipun kebijakan tersebut kini sudah berubah menjadi PPKM level 4 yang berlangsung 25 Juli 2021, peran pengendara ojek online tetap penting dalam membantu mobilitas masyarakat.

Karenanya ojek online diberi prioritas bebas dari penyekatan selama PPKM Darurat.

"Temen-temen adalah mobilitas rakyat yang melayani masyarakat, kondisi pandemi ini memerlukan mobilitas rakyat seperti yang anda lakukan dan langsung ketika ada harapan dan keinginan dari teman-teman langsung kami uruskan kami koordinasi dengan Pak Menteri, kami persilahkan lewat teman-teman ojol," kata Istiono dalam kesempatan tersebut.

Baca juga: Hasil Penelitian: 86 Persen ODHA Bersedia Menerima Vaksin Covid-19

Istiono juga menjelaskan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) ojol sudah diurus perusahaan ojol.

Sehingga, pengemudi tidak diharuskan memiliki STRP. 

Namun, pengemudi harus memakai perlengkapan penanda seperti jaket dan helm dari perusahannya.

Pengemudi ojol bebas melewati penyekatan untuk mendistribusikan kebutuhan masyarakat selama PPKM Darurat seperti makanan, minuman dan obat-obatan.

"STRP cukup diurus pengurusnya, temen-temen cukup dengan penandaan, lewat saja perintah jajaran seluruh Indonesia jadi lewat saja, karena anda mendistribusikan makanan, minuman, obat-obatan dan lain-lainnya ini adalah kebutuhan yang diperlukan saat ini," ujarnya.

Senada dengan Kakorlantas, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menuturkan ojok online memiliki fungsi yang sangat penting dalam kondisi saat ini.

Khusunya untuk melayani kebutuhan masyarakat yang saat ini di rumah saja. 

Hal tersebut mendapat perhatian khusus oleh Presiden Jokowi.

"Mengapa pak Presiden begitu peduli tentang apa yang dialami adik-adik ojol, karena memang fungsinya sangat penting sekali. Saya di rumah mau makan apa saja, pesen apa-apa bisa, gampang, murah itu jasa adik-adik semuanya," ujar Budi Karya.

Menhub mengapresiasi peran dari ojol dan menjuluki pengemudi online ini sebagai pahlawan ekonomi, dimana ditengah pandemi seperti ini ojol sangat berperan memberikan pelayanan, menerobos jalanan untuk memenuhi maayarakat Indonesia.

"Saya secara perdana menyatakan adik-adik itu adalah pahlawan ekonomi. Di tengah pandemi orang enggak bisa kemana-mana justru adik-adik menerobos tempat-tempat tertentu, membelikan kami  makanan, membelikan kami vitamin, itu luar biasa pahalanya gede banget," katanya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved