Virus Corona
1,5 Tahun Pandemi Covid-19 di Kota Bekasi: 13.912 Anak Terpapar, 4.241 Warga Meninggal
Ada 13.912 anak di Kota Bekasi terpapar Covid-19, ditambah lagi selama 1,5 tahun pandemi sebanyak 4.241 warga meninggal dunia karena corona.
Penulis:
Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan kondisi wilayahnya selama 1,5 tahun pandemi Covid-19.
Ternyata ada belasan ribu anak di Kota Bekasi yang terkonfirmasi terpapar Covid-19.
Tak hanya itu, ribuan warga tercatat meninggal akibat Covid-19 selama 1,5 tahun belakangan.
Ada 13.912 anak di Kota Bekasi terpapar Covid-19, Ini penjelasan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi
Sebanyak 13.912 anak di Kota Bekasi terkonfirmasi terpapar Covid-19.
Data tersebut diperoleh berdasarkan pencatatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.
"Data tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2020 dan sudah 20,6 persen anak anak yang terpapar Covid-19 hingga Juli 2021," kata Ketua Satgas Covid-19 Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat dikonfirmasi, Sabtu (31/7/2021).
Baca juga: Begini Jalannya Sidang Seleb TikTok Juy Putri di Kecamatan Bekasi Utara hingga Didenda Rp 12 Juta
Dari jumlah tersebut, terdapat 3.137 pada anak usia 0-5 tahun, 3.011 pada anak usia 6-10 tahun, 3.813 pada anak usia 11-15 tahun, 3.951 pada anak usia 16-19 tahun.
Temuan kasus Covid-19 pada anak di tahun 2020 lalu mencapai 3.051 kasus, atau hanya sebesar 2,2 persen dari total populasi anak yang mencapai 136.332 jiwa.
Kasus Covid-19 pada Anak Meningkat Awal Tahun 2021 hingga Akhir Juli
Kasusnya meningkat pada awal tahun 2021 sampai akhir Juli 2021 di mana tercatat sebanyak 10.855 atau 7,9 persen dari tot populasi anak umur 0-15 tahun sebanyak 136.331 jiwa.
Tentunya peningkatan ini 4 kali lebih besar dari tahun 2020 lalu.
Meskipun kasus Covid-19 pada bayi baru lahir jarang ditemukan, berdasarkan catatan di RSUD Bekasi mencatat dari 199 kasus ibu melahirkan dengan konfirmasi PCR positif pada bulan Juni dan Juli 2021, menunjukan sebanyak 18 kasus bayi terpapar Covid-19.
Baca juga: Pesta Ultah saat PPKM: Seleb TikTok Juy Putri Didenda Rp 12 Juta, Hotel Rp 17 Juta
Sementara, untuk menekan angka penyebaran yang semakin meningkat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana akan melaksanakan vaksin anak pada Agustus mendatang.
"Siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat akan didahulukan menjadi penerima vaksin," ujarnya.
Selama 1,5 Tahun Warga Kota Bekasi Meninggal Akibat Covid-19 Tercatat 4.241 Jiwa, Umumnya Lansia
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi mengatakan, sebanyak 4.241 jenazah di Kota Bekasi dimakamkan dengan protokol Covid-19.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi sejak Maret 2020 hingga Kamis, 29 Juli 2021 sesuai surat keterangan kematian dari RSUD Bekasi dan swasta.
"Total pemakaman protokol Covid-19 mulai Maret 2020 sampai dengan tanggal 29 Juli 2021 sebanyak 4.241 Jenazah," kata Jumhana saat dikonfirmasi, Jumat (30/7/2021).
Dia menjelaskan, pada Kamis (29/7/2021) lalu, terdapat sebanyak 38 jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19.
Rinciannya, sebanyak 3 jenazah positif Covid-19 dan 35 jenazah penyakit menular, penyakit khusus, suspek covid-19 dan probable Covid-19.
"Dengan status laki-laki 10 orang berusia 41-60 tahun dan 8 orang berusia di atas 60 tahun. Untuk perempuan, 11 orang usia 41-60 tahun dan 9 orang berusia di atas 60 tahun," ujarnya.
Baca juga: Reaksi Wali Kota Rahmat Effendi Tanggapi Selebgram Langgar PPKM, Gelar Pesta Ultah di Hotel Bekasi
Kemudian, dari jumlah tersebut terdapat sebanyak 12 orang dirawat di RSUD Bekasi, RS tipe D dan UPTD Puskesmas.
Sebanyak 26 orang lainnya berasal dari rumah sakit swasta yang ada di Kota Bekasi.
"Pemakaman protokol covid-19 tanggal 29 Juli 2021 sebanyak 38 jenazah," tuturnya.
Wali Kota Bekasi Sebut Angka Covid-19 Menurun, Kebijakan PPKM Level 4 Tak Relevan Lagi untuk Wilayahnya
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan jika PPKM Level 4 yang diberlakukan untuk Kota Bekasi saat ini tak relevan lagi.
Hal itu disebabkan karena angka kasus Covid-19 kini mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Sejak awal Kota Bekasi sudah melakukan upaya preventif melalui program Siaga RW penanggulangan Covid-19.
Baca juga: Gubernur Anies Klaim Selasar IGD Kosong, Wali Kota Bekasi Juga Klaim BOR RS Turun 65 Persen
Dirilis dari data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi dari segi perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terpantau mengalami penurunan.
Diketahui, pada Rabu (28/7/2021) sebanyak 712 orang terkonfirmasi positif, lalu sehari kemudian, Kamis (29/7/2021) mengalami penurunan menjadi 414 orang.
Kata Rahmat, yang menjadi kunci terjadinya penurunan kasus Covid-19 di Kota Bekasi itu dikarenakan kebijakan pengendalian di tingkat RW lewat program RW Siaga.
"Kita metodekan bahwa ya pengendalian dengan pola di tingkat RW dulu kan kita melakukan di RW siaga, sekarang PPKM Darurat di tingkat RW, PPKM Leveling juga, nah itu ternyata lebih mudah mendeteksi (kasus)," ungkapnya kepada wartawan saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Jumat (30/7/2021).

Disamping itu, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya juga kerap melakukan tracking (pelacakan) sehingga warga yang terpapar virus Covid-19 bisa lebih cepat diketahui.
Lanjutnya, dari hal tersebut petugas akan memberikan pelayanan berupa pemberian obat-obatan atau vitamin agar lekas sembuh.
"Untuk yang kita tracking juga enggak main-main, kita terus tracking supaya benar orang tanpa gejala (OTG) atau orang yang terpapar cepat kita deteksi," ucapnya.
"Dengan begitu dia dites antigen, jika dinyatakan positif, obat antivirus dan vitamin udah masuk, sembako udah masuk, nah itu yang sekarang ini kita (lakukan), kalau saya lihat data terakhir kemarin itu angka kesembuhan kita udah naik lagi 90 persen lebih kan, Alhamdullilah," ucapnya.
Pria yang akrab disapa Pepen ini, menganggap bahwa PPKM Level 4 yang dikategorikan kepada Kota Bekasi sudah tak relevan lagi.
"Ya, maka dari itu menurut saya, leveling 4 ini sekarang sudah tidak relevan kalau dilihat dari per 100 ribu penduduk, karena penduduk Kota Bekasi banyak," ucapnya. (tribun network/thf/Wartakotalive.com)