Rabu, 3 Juni 2026

Kebakaran di Lapas Tangerang

Publik Jangan Berspekulasi Terjadinya Musibah Kebakaran Lapas Tangerang

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Sari Yuliati meminta masyarakat tak berspekulasi terkait kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, pada

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak
TribunTangerang.com/Nur Ichsan
41 Korban tewas kebakaran Lapas Kelas I Tangerang akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Rabu (8/9/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Sari Yuliati meminta masyarakat tak berspekulasi terkait kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, pada Rabu (8/9/2021) dini hari.

Kebakaran ini diduga dipicu korsleting listrik di Blok C2 lapas tersebut.

"Saya berharap masyarakat tidak berspekulasi atas kejadian kebakaran ini dan menunggu hasil investigasi," kata Sari kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).

Sari pun mengungkapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. 

Dalam peristiwa ini setidaknya 43 narapidana meninggal dunia, 41 orang meninggal kemarin, 2 orang lainnya hari ini saat dirawat di RSUD Tangerang.

“Saya menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan atas musibah ini," ungkapnya.

Anggota DPR RI Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) II, Sari Yuliati.
Anggota DPR RI Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) II, Sari Yuliati. (Istimewa)

Sari juga menyoroti persoalan overcapacity yang terjadi pada Lapas di Indonesia yang menjadi permasalahan klasik, namun belum juga terurai. 

Baca juga: Warga Dengar Ledakan Sebelum Kebakaran Hebat Melanda Lapas Tangerang

Menurutnya, pembenahan masalah ini harus dilakukan dari hulu sampai hilir.

"Permasalahan overcapacity ini kan permasalahan klasik pada Lapas di Indonesia, pembenahan yang serius dari hulu yaitu tentang undang-undang sampai ke hilir dalam bentuk fisik Lapas mutlak dilakukan untuk perbaikan kondisi Lapas ke depannya," kata Sari.

Sebelumnya, terjadi kebakaran di  Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten. 

Penghuni tahanan di Lapas Tangerang sebanyak 2.072 orang. Sedangkan di Blok C2 yang dilalap api dihuni oleh 122 orang.

Dalam peristiwa ini 41 warga binaan tewas, delapan orang dirawat di RSUD Tangerang, dan puluhan lainnya luka-luka. 

Hari ini, dua orang yang dirawat di RSUD Tangerang meninggal dunia. Dengan demikian, total korban tewas menjadi 43 orang.
 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved