Rabu, 3 Juni 2026

Kebakaran di Lapas Tangerang

Warga Dengar Ledakan Sebelum Kebakaran Hebat Melanda Lapas Tangerang

Mujiarto, warga yang tinggal tepat di sebelah lapas tersebut sempat dikagetkan dengan suara ledakan itu.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
Istimewa via TribunTangerang.com
Jumlah korban kebakaran meninggal Lapas Kelas I Tangerang totalnya 41 orang, luka ringan 31 orang, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang terbakar hebat hingga menewaskan 44 warga binaan pemasyarakatan (WBP) alias narapidana pada Rabu (8/9/2021) dini hari.

Namun sebelum kebakaran terjadi, sejumlah warga yang tinggal bersebelahan dengan Lapas Kelas 1 Tangerang ternyata mendengar suara ledakan.

Mujiarto, warga yang tinggal tepat di sebelah lapas tersebut sempat dikagetkan dengan suara ledakan itu.

Awalnya ia mengira ada tabrakan di jalan raya.

"Pas mau jam 02.00 WIB itu saya dengar suara ledakan. Enggak terlalu kencang sih tapi kedengeran jelas," cerita Mujiarto di dekat Lapas Kelas 1 Tangerang, Kamis (9/9/2021).

Suasana permukiman yang bersebelahan dengan Lapas Kelas 1 Tangerang yang mana beberapa warganya mendengar adanya suara ledakan dari dalam sebelum terjadi kebakaran, Kamis (9/9/2021).
Suasana permukiman yang bersebelahan dengan Lapas Kelas 1 Tangerang yang mana beberapa warganya mendengar adanya suara ledakan dari dalam sebelum terjadi kebakaran, Kamis (9/9/2021). ( TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Kala itu, ia tengah membereskan warungnya.

Pada hari biasanya, Mujiarto mengaku tidak pernah mendengar suara sebising itu terutama dini hari.

Selang beberapa menit kemudian, dia menyadari ada kepulan asap tinggi datang dari dalam Lapas Kelas 1 Tangerang.

"Pas saya cek ke depan rumah, enggak tahunya ada kebakaran di dalam lapas," sambungnya.

Ia melihat jelas munculnya kobaran api yang cukup besar berada di dalam lapas.

Tepatnya area sel tahanan yang berada di ujung.

"Saya kurang lebih tahu area dalamnya, sel itu ada di sebelah kanan cuma bukan dipojokkan, itu yang kebakaran," terang Mujiarto.

"Makanya pas lapas kebakaran, warga enggak ada yang ngungsi, karena kan jarak dari ruang sel, terus tembok batas dalam, dan tembok batas luar antara lapas dan rumah warga itu jauh," papar dia lagi.

Baca juga: Nursin Mimpi Anaknya Hilang Sebelum Lapas Kebakaran, Padahal Tahun Depan Bebas

Meski mendengar ledakan, ia mengaku tidak mendengar adanya suara teriakan para korban.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved