Polda Metro Jaya Klarifikasi Video Penangkapan di Teluk Gong: Mereka Tak Terkait Kasus Narkoba
Sebuah video dengan narasi penangkapan bandar narkoba di dalam sebuah mobil viral di media sosial sejak Minggu (6/3/2022).
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah video dengan narasi penangkapan bandar narkoba di dalam sebuah mobil viral di media sosial sejak Minggu (6/3/2022).
Rupanya, penangkapan ini berangkat dari penelusuran riwayat ponsel yang terlacak dan menunjukkan bahwa pengemudi mobil ini merupakan target penangkapan polisi.
Petugas sempat terlibat cekcok dengan pengemudi mobil mewah itu.
Mereka dituding terafiliasi dengan jaringan narkoba yang menjadi buruan polisi.
Aksi penangkapan itu dilakukan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat terhadap pengemudi dan penumpang mobil mewah itu.
Potongan video itu lantas viral di media sosial.
Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan meluruskan kejadian yang dialami pengemudi mobil itu.
Baca juga: Polres Metro Jakpus Ungkap Kasus Peredaran Narkoba Lintas Sumatera-Jakarta, 2,9 Kg Sabu Disita
Zulpan menyebut, penumpang dan pengemudi mobil ternyata tidak terkait jaringan narkoba.
Hal itu berdasarkan pengembangan hasil penyelidikan, polisi menyimpan bahwa mereka bukan target yang dicari selama ini.
"Begitu dilakukan pemeriksaan dan pendalaman orang-orangnya bersih semua tidak terlibat. Akhirnya dibebaskan," kata Zulpan kepada wartawan di Jakarta Utara, Rabu (9/3/2022).
Zulpan menjelaskan, awalnya terjadi kesalahpahaman antara polisi dengan pengendara mobil itu.
Hal itu berawal dari petunjuk berupa alat komunikasi atau ponsel yang digunakan pengendara yang sudah dalam pengintaian polisi.
Rupanya ponsel yang digunakan pengemudi sebelumnya terlacak dan sempat digunakan target yang dicari.
Baca juga: Kapolda Metro Jaya Geram, Kejahatan Jalanan Masih Marak dan Lukai Warga: Saya akan Turun ke Lokasi
"Jadi polisi memiliki petunjuk sebenarnya. Petunjuknya apa? Bahwa alat komunikasi atau handphone yang digunakan mereka di dalam mobil itu sempat ter-record oleh kita itu memiliki kaitan dengan tindak pidana narkotika," jelas Zulpan.
Usut punya usut, pengendara mobil juga memberikan penjelasan terkait hal itu.
Pengemudi mengaku bahwa ponsel yang digunakan baru saja dibeli di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.
Polisi menduga ponsel yang dijual itu digunakan target operasi yang dicari Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat.
"Mungkin pernah dijual seseorang akhirnya pindah tangan ke mereka sehingga kepolisian lihat pergerakan dari mereka itu lah dilakukan di situ penggerebekan," ujar dia.
Atas kejadian yang kadung viral itu, Zulpan memastikan pengendara tidak terlibat dengan sindikat narkoba atau target yang dikejar.
Baca juga: Tingkatkan Keamanan di Gerbang Tol, Ditlantas Polda Metro Jaya Akan Koordinasi dengan Pengelola
Adapun target tersebut masih dalam perburuan polisi.
"Targetnya masih pengejaran. Jadi mereka tidak terkait sudah dibebaskan," kata dia
Sebelumnya, video berdurasi 14 detik itu, merekam aksi sejumlah polisi berpakaian preman menghampiri untuk mobil mewah berwarna hitam.
Mobil itu disetop karena diduga ada target pengedar narkoba di dalamnya.
Adapun peristiwa itu terjadi di Jalan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu (5/3/2022) kemarin.